RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kereta api semakin diminati wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Blora. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, tercatat 1.308 warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api (KA) melalui empat stasiun di wilayah Kabupaten Blora, yang berada di bawah operasional PT KAI Daop 4 Semarang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, angka tersebut menunjukkan moda transportasi berbasis rel semakin dipercaya wisatawan asing untuk menjelajahi wilayah di jalur tengah Pulau Jawa.
Luqman menjelaskan, dari empat stasiun yang ada, Stasiun Cepu menjadi yang paling banyak melayani perjalanan wisman.
Tercatat sebanyak 1.091 orang naik maupun turun di stasiun tersebut selama enam bulan pertama tahun ini. Sementara itu, Stasiun Randublatung melayani 206 orang, Stasiun Doplang tujuh orang, dan Stasiun Wadu empat orang.
Baca Juga: Stasiun Cepu Layani 343 Ribu Penumpang dalam Satu Semester
“Dominasi Stasiun Cepu tidak lepas dari posisinya yang strategis serta memiliki konektivitas perjalanan yang lebih lengkap dibanding stasiun lainnya,” ujarnya.
“Apalagi kereta api memberikan pengalaman perjalanan yang efisien dan menyenangkan bagi wisatawan mancanegara yang ingin mengenal lebih dekat pesona daerah di lintas tengah Pulau Jawa,” kata Luqman.
Menurut Luqman, tingginya jumlah wisatawan asing yang menggunakan kereta api menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Kemudahan akses antarkota, ketepatan waktu perjalanan, serta kenyamanan layanan menjadi sejumlah faktor yang membuat kereta api semakin diminati wisatawan dari luar negeri.
“Peningkatan jumlah wisman di Kabupaten Blora menunjukkan peran strategis moda kereta api sebagai pendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Akses transportasi yang mudah dan konektivitas antarkota yang baik menjadi faktor penting yang mendorong wisatawan menjelajahi berbagai destinasi di Jawa Tengah menggunakan kereta api,” ujarnya.
Luqman berharap tren peningkatan jumlah wisatawan asing yang menggunakan kereta api terus berlanjut pada semester berikutnya. Menurutnya, kolaborasi antara PT KAI, pemerintah daerah, dan pelaku pariwisata akan semakin memperkuat daya tarik Blora sebagai daerah tujuan yang mudah dijangkau menggunakan transportasi massal.
“Kami optimistis minat wisatawan asing menggunakan kereta api akan terus meningkat. Sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku pariwisata diharapkan mampu memperkuat citra wilayah di jalur tengah Jawa sebagai destinasi yang mudah diakses dengan kereta api,” pungkasnya. (hul/ind)
Editor : Bhagas Dani Purwoko