RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Khusus Blora membantah isu, terkait belum adanya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dalam operasional.
Sebelumnya, Dapur Khusus di Blora diisukan belum memiliki IPAL, yakni hanya menggunakan grease trap.
Kepala SPPG Dapur Khusus Blora, Dhinda Rafchi Ramadhan mengatakan, sudah terdapat IPAL tapi berbeda dari SPPG yang lainnya.
‘’Sebenarnya, sudah ada IPAL, namun ditanam di dalam tanah,’’ katanya.
Dhinda menjelaskan, sistem kerja IPAL tanam tersebut sama dengan IPAL yang ada di luar, yakni bedanya hanya tata letak tangki tersebut.
‘’Metodenya sama di mana di dalam tanah ada tangki besar dan bersekat dan ada mesin penghancur lemak,’’ jelasnya.
Baca Juga: Tak Punya IPAL, Dapur SPPG Khusus Blora Lolos dari Suspensi
Lebih lanjut, ia mengatakan, dalam proses penyaringan mesin didalamnya terus dinyalakan, sehingga nanti outputnya tidak menghasilkan bau.
‘’Setiap harinya mesin tersebut menyala dan saat keluar air tersebut tidak berbau dan bening," ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya baru menunggu hasil dari uji lab baku mutu dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Blora, guna mengetahui ada zat - zat di dalam air yang keluar dari IPAL.
‘’Saat ini uji lab baku mutu masih berlangsung dari DLH," tambahnya. (ozi/ind)
Editor : Bhagas Dani Purwoko