RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora berencana membangun talut dan bronjong untuk tangani pergerakan di Dusun Sambiroto, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo bulan ini.
Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Blora Surat menyampaikan, upaya perbaikan dimulai dari sepanjang pinggiran sungai.
''Ada beberapa titik yang perlu diperbaiki guna menghentikan pergeseran tanah sepanjang 30 meter, bibir Sungai Lusi menjadi prioritas. Untuk bagian bawah, kita buatkan drainase dan bronjong," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, sejumlah upaya yang bisa dilakukan saat ini oleh pemerintah, yakni mitigasi bersama dilakukan untuk mengendalikan air.
''Air hujan langsung ke sungai guna tidak langsung ke dalam tanah dan mengurangi rembesan air. Pemerintah baru bisa mengupayakan penanganan darurat untuk pembangunan drainase dan bronjong akan kita lakukan bulan ini" imbuhnya.
Surat menunjukkan titik lokasi yang terdapat tanah ambles di Kabupaten Blora saat ini. "Saat ini ada 3 lokasi Dukuh Sambiroto, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo; Desa Ngetrep, Kecamatan Tunjungan; dan Desa Puledagel, Kecamatan Jepon," ujarnya.
Surat memberikan imbuan kepada masyarakat dan pemerintah setempat, terkait pentingnya kolaborasi bersama pemerintah dan saling memahami satu sama lain. ''Untuk masyarakat jangan buang sampah sembarang," imbuhnya.
Pantauan di lapangan, terdapat rumah yang terdampak tanah ambles. Salah satunya rumah milik Nur Hidayah.
"Saat ini rumah sudah dinaikkan, yang semula menggantung. Kemudian juga sudah dapat bantuan tanah uruk, batu grosok satu truk dari Polsek," terang Nur Hidayah sembari menunjukkan kondisi rumahnya yang terdampak. (ozi/ind)
Editor : Bhagas Dani Purwoko