RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Polres Blora fokus melakukan pengamanan perayaan Natal di 90 titik lokasi. Sehingga, pelaksanaan Hari Raya umat Kristiani tersebut dapat berjalan lancar tanpa gangguan intoleransi dari orang tidak bertanggung jawab.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto menjelaskan, pengamanan tersebut untuk mengantisipsi perilaku intoleran sedini mungkin di beberapa rumah ibadah Kristen.
"Fokus kami ada 72 Gereja Kristen, 14 Katolik, 4 rumah ibadah," jelasnya.
AKBP Wawan mengatakan, pengamanan dilakukan secara maksimal dengan menginstruksikan seluruh jajaran Polres hingga Polsek, demi menjamin rasa aman dan nyaman umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal Tahun 2025.
"Kami fokus pada upaya pencegahan dan antisipasi, jangan sampai ada oknum yang melakukan tindakan intoleransi. Jika sampai terjadi, dampaknya bisa menjadi isu nasional karena menyangkut kehidupan beragama," ucapnya.
Dalam pengamanan Nataru, Polres Blora mendirikan lima pos, terdiri dari tiga pos pengamanan dan satu pos pelayanan, serta menjadikan seluruh Polsek jajaran sebagai rest area bagi masyarakat yang membutuhkan tempat istirahat.
"Silakan masyarakat yang lelah dalam perjalanan untuk beristirahat di Polsek atau pos-pos yang telah kami dirikan. Ini sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas," tambahnya.
Ia menambahkan, kegiatan bertajuk menjaga kondusifitas wilayah itu memiliki tujuan menyamakan persepsi menyambut 2 momentum besar yang hampir bersamaan. Bahkan saat ini juga masih berlangsung perayaan Hari Jadi Kabupaten Blora yang ke-276.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Blora untuk menjaga ketertiban, terutama di lokasi-lokasi keramaian. Rayakan Tahun Baru dengan aman, tertib, dan tidak menimbulkan kegaduhan. Mari kita jaga Blora tetap kondusif," jelasnya. (hul/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana