Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kasus Bullying SMPN 1 Blora: Terlibat Bullying di Sekolah, 33 Siswa Disanksi Disiplin dan Absen di Polres Blora

Rahul Oscarra Duta • Rabu, 12 November 2025 | 15:30 WIB
ilustrasi Kekerasan, Psikologi (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)
ilustrasi Kekerasan, Psikologi (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Polres Blora menindaklanjuti viralnya video bullying yang terjadi di lingkungan SMPN 1 Blora. Polsek Blora memanggil 33 siswa beserta orang tua, untuk bertemu keluarga korban. Bahkan untuk tindak lanjut, kepolisian setempat berencana memberi sanksi disiplin kepada 33 siswa tersebut.

Kapolsek Blora, AKP Rustam mengatakan, 33 siswa itu dipanggil ke Mapolsek untuk dimintai keterangan. Namun utuk keterlibatan atau peran para siswa dalam bullying masih dalam pendalaman.

‘’Keterkaitan berbagai peran masih kita dalami. Masih dimintai keterangan dari masing-masing siswa,’’ terang AKP Rustam.

Lebih lanjut, AKP Rustam menyebutkan, selain 33 siswa SMP yang terlibat, 33 orang tua siswa juga diminta hadir untuk dipertemukan kepada keluarga korban. Namun belasan orang tua tidak dapat hadir di Mapolsek Blora.

‘’Yang datang sekitar 20 orang tua. Ini yang memanggil dari pihak sekolahan, kami hanya memfasilitasi dan memberikan arahan di kantor kepolisian,’’ katanya.

Terkait penanganan lanjutan, pihaknya berencana melakukan sanksi disiplin untuk pembinaan para siswa. Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blora.

‘’Selanjutnya absensi rutin seminggu dua kali. Namun di unit PPA Polres Blora. Karena ini masih anak-anak, biar ditangani PPA Polres Blora langsung," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo mengatakan, upaya untuk menekan dan mengantisipasi kembali terjadinya kasus perudungan harus dilakukan. Untuk itu, pihaknya meminta agar Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di satuan pendidikan lebih dioptimalkan.

‘’Kami akan tekankan agar TPPK bisa lebih dioptimalkan guna mencegah kembali terjadinya bullying dan perudungan di sekolah,’’ ujarnya. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#SMPN 1 Blora #SMP #keluarga korban #Dinas Pendidikan #bullying #sanksi disiplin #Siswa #kepolisian #orang tua #blora #PPA #Polres Blora