Korban Jiwa Sumur Minyak Gandu Blora Bertambah, Warga Minta Pindah Rumah‎

Rahul Oscarra Duta • Dipublikasikan Sabtu, 13 September 2025 | 20:18 WIB
PENCEMARAN: Butuh penanganan pencemaran lingkungan akibat limbah dari sumur minyak rakyat Gandu, Blora.
PENCEMARAN: Butuh penanganan pencemaran lingkungan akibat limbah dari sumur minyak rakyat Gandu, Blora.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Korban jiwa di tragedi kebakaran sumur minyak Desa Gandu bertambah. Yakni balita Abu Dhabi, yang sejak peristiwa kebakaran menjalani perawatan intensif di RS Dokter Sardjito, akhirnya Kamis (11/9) menghembuskan napas terakhir.

Jenazah anak Sukrin itu  telah dimakamkan di pemakaman umum setempat, Dukuh Gendono, Desa Gandu  Jumat (12/9),

Wakil Bupati Blora Sri Setyorini bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Dinas Sosial Kabupaten Blora, takziah ke rumah keluarga korban kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu tersebut. 

‘’Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Blora, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga Pak Sukrin atas musibah yang menimpa, hingga kehilangan istri dan anak tercinta. Semoga keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan,” ungkap perempuan akrab disapa Budhe Rini.

‎Wakil Bupati bersama Baznas menyerahkan bantuan berupa uang tunai untuk meringankan beban keluarga korban. Sementara, Dinsos P3A Kabupaten Blora, juga menyerahkan bingkisan sembako.

Sukrin, ayah korban Abu Dhabi, berterima kasihnya kepada Pemkab Blora yang terus mendampingi sejak masa perawatan di RSUP dr. Sardjito.

‘’Kami juga berharap adanya relokasi rumah karena lokasi rumah kami terlalu dekat dengan sumur minyak. Bahkan kami mohon bantuan pembangunan rumah sementara di tanah baru yang diberikan saudara,” ujar Sukrin. (hul/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
Korban sumur Kebakaran abu dhabi korban jiwa Dinsos P3A sumur minyak gandul pemakaman sri setyorini bantuan blora baznas minyak