Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Sumur Minyak Gandu Blora Dinyatakan Aman, Status Tanggap Darurat Dicabut

Rahul Oscarra Duta • Rabu, 3 September 2025 | 20:55 WIB
TURUN LANGSUNG: Bupati Blora dan jajaran saat meninjau kondisi sumur minyak di Desa Gandu yang sempat terbakar
TURUN LANGSUNG: Bupati Blora dan jajaran saat meninjau kondisi sumur minyak di Desa Gandu yang sempat terbakar

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Proses penanganan sumur minyak di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo yang sempat terbakar, kini telah selesai. Pertamina EP Cepu secara resmi menyerahkan penanganan pasca tanggap darurat kebakaran sumur tersebut kepada Pemkab Blora, Senin (1/9) sore.

Dengan adanya penyerahan tersebut, sebagai penanda berakhirnya status tanggap darurat yang ditetapkan sejak peristiwa kebakaran yang terjadi pada Minggu (17/8). Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa kondisi di lokasi sudah aman. Dia juga memastikan, warga bisa kembali ke rumah masing-masing.

’’Hari ini kita menandai bahwa status tanggap darurat kita cabut. Penyerahan dari Pertamina ke Pemkab Blora untuk kejadian di Gandu ini sudah dinyatakan aman. Sehingga warga bisa kembali ke rumahnya masing-masing,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Blora itu menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pertamina, Tim BPBD Blora, BPBD kabupaten tetangga, serta seluruh pihak yang telah membantu penanganan kebakaran. Ia juga memastikan bahwa korban terdampak telah mendapatkan perhatian.

’’Untuk korban meninggal, luka, maupun rumah yang rusak sudah menerima bantuan dari Baznas kabupaten, Baznas provinsi, serta pihak terkait lainnya,’’ imbuhnya.

’’Termasuk kerugian rumah sudah ada bantuan. Sedangkan bagi warga yang masih trauma, nanti akan didampingi pihak kepolisian dan pemerintah desa agar lebih tenang saat kembali ke rumah,’’ ujarnya.

Selain itu, Pemkab Blora juga memastikan lahan jagung yang terdampak proses pemadaman kebakaran akan diganti. Lebih lanjut, Bupati Arief menyatakan, Pemkab Blora akan berkoordinasi dengan ESDM Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian ESDM terkait, terkait keberadaan sumur minyak masyarakat.

"Jika memang membahayakan, maka akan direkomendasikan untuk tidak diberikan izin dan harus ditutup sesuai aturan Kementerian ESDM,” katanya.

Perwakilan Pertamina EP Cepu, Ahmad Setiadi menyampaikan bahwa proses penutupan sumur telah dilakukan sesuai prosedur keselamatan. ’’Alhamdulillah tim kami bersama instansi lain sudah membantu memadamkan api dan kemarin juga melakukan smeting,’’ ucapnya.

Ia juga menjelaskan, proses penutupan dicor beton dengan kedalaman tertentu. ’’Setelah itu ditutup, sehingga Insya Allah aman dari kebocoran gas. Harapannya tidak ada lagi kejadian serupa di Desa Gandu, dan ini menjadi pelajaran penting terkait aktivitas pengeboran sumur di masyarakat,” ujar Setiadi. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#darurat #Arief Rohman #kementerian esdm #BPBD Blora #sumur #Kebakaran #pertamina ep cepu #Bogorejo #pertamina #Jawa Tengah #tanggap darurat #sumur minyak #bpbd #blora #baznas