RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah kurang lebih lima tahun sistem parkir elektronik (E-Parkir) di Pasar Rakyat Sido Makmur nganggur. Pemkab Blora mulai fungsikan portal elektronik tersebut pada Selasa (8/7). Namun, masih tahap uji coba dalam beberapa bulan ke depan, targetkan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sektor retribusi pasar.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Blora Kiswoyo mengatakan, alat e-parkir yang telah dipersiapkan sejak 2019, akhirnya dioperasikan. Penerapan itu bisa terealisasi setelah melalui berbagai perbaikan.
Masa uji coba bakal berlangsung 8 Juli hingga 11 Juli mendatang. Tujuannya, untuk mengedukasi masyarakat dan mengenalkan sistem baru. ’’Kami berharap transaksi tunai dapat diminimalisir secara bertahap,” katanya.
Kiswoyo mengatakan, penerapan e-parkir di Pasar Rakyat Sido Makmur dilakukan secara bertahap. Ia menargetkan, pada bulan pertama 70 persen masih manual dan 30 persen cashless. ’’Target kami, pada bulan keempat sudah full cashless,” ujarnya.
Kiswoyo menambahkan, dengan sistem digital yang diterapkan, tentu jumlah tenaga parkir manual akan dikurangi, meskipun sebagian tetap dilibatkan.
Ia membeberkan, nilai kontrak pengelolaan e-parkir diperkirakan mencapai Rp 800 juta hingga akhir tahun, dengan harapan pendapatan tahunan bisa meningkat signifikan dari sebelumnya yang hanya sekitar Rp 390 sampai Rp 396 juta.
’’Ke depan, sistem ini juga akan menyediakan opsi berlangganan bagi pedagang dengan mobilitas tinggi,” terangnya. Pihaknya mengatakan, untuk peluncuran resmi e-parkir rencananya akan dilakukan oleh Bupati setelah masa uji coba dan evaluasi selesai. (luk/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko