Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Blora Sudah Siapkan 17 Guru Untuk Sekolah Rakyat

M. Nurkhozim • Selasa, 8 Juli 2025 | 19:10 WIB
RAPAT: Bupati Blora Arief Rohman didampingi Sekda Pemkab Blora Komang Gede Irawadi menggelar rapat koordinasi rencana pendirian Sekolah Rakyat di Blora. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
RAPAT: Bupati Blora Arief Rohman didampingi Sekda Pemkab Blora Komang Gede Irawadi menggelar rapat koordinasi rencana pendirian Sekolah Rakyat di Blora. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sekolah Rakyat di Blora segera diluncurkan. Secara fisik bangunannya sudaha berdiri kokoh. Gurunya juga sudah ada 17 orang yang akan ditempatkan di sekolah itu. Dalam waktu dekat sekolah itu bakal dilaunching.

Kepala Sekolah Rakyat Blora Tri Yuli Setyoningrum mengatakan, pihaknya telah menerima 17 guru yang akan mengajar di sekolah tersebut, ‘’Untuk guru, saat ini telah menerima 17 guru. Itu dipilih atau seleksi oleh Kemensos langsung,’’ jelasnya.

Daftar nama pendidik yang akan mengajar di Sekolah Rakyat Blora adalah data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI), lalu diseleksi oleh Kemensos kembali.

‘’Beberapa pengajar ada orang Blora, namun juga terdapat pengajar dari luar kota seperti Brebes, Tegal, Kudus juga ada,’’ katanya.

Ia menjelaskan, status pendidik di Sekolah Rakyat adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Mereka ditetapkan melalui surat keputusan (SK). Saat ini masih proses pengisian daftar riwayat hidup.

‘’Selanjutnya, informasi sementara para guru akan menjalani retreat (pembekalan). Kalo Kepala sekolah dilakukan di Jakarta, kalo untuk guru nanti di daerah. Entah dilakukan dimana, dan bagaimana pelaksanaan nanti, saya belum tau," imbuhnya.

Ditambahkan, penerapan kurikulum Sekolag Rakyat akan tetap menggunakan kurikulum merdeka. Yakni, seperti SMA pada umumnya. Namun beberapa pendidikan di Sekolah Rakyat akan menjadi kurikulum pembeda dari sekolah pada umumnya.

‘’Nanti ada kurikulum kepemimpinan dan kurikulum life skill,’’ katanya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan nantinya akan ada pembelajaran digital untuk para siswa. Bahkan ia juga mengungkapkan nantinya setiap siswa mendapatkan unit guna menunjang literasi digital.

 ‘’Rencananya masing-masing mereka siswa akan mendapatkan entah itu tablet atau laptop untuk pembelajaran digital," tandasnya. (hul/zim)

Editor : M. Nurkhozim
#Guru #Pendidikan #kudus #kemendikdasmen #Tri Yuli Setyoningrum #Sekolah #retreat #pppk #Kurikulum #blora #Sekolah Rakyat #brebes #kemensos