Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Diduga Korsleting Listrik, Empat Rumah di Blora Ludes Dilalap Si Jago Merah

Bhagas Dani Purwoko • Jumat, 27 Juni 2025 | 02:39 WIB

 

PEMADAMAN: Petugas damkar berjibaku menjinakkan si jago merah yang melalap empat rumah di Desa Kajengan, Kecamatan Todanan, pada Rabu malam lalu (25/6).
PEMADAMAN: Petugas damkar berjibaku menjinakkan si jago merah yang melalap empat rumah di Desa Kajengan, Kecamatan Todanan, pada Rabu malam lalu (25/6).

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kabar duka menimpa dua keluarga di Desa Kajengan, Kecamatan Todanan. Empat rumah yang dihuni dua keluarga itu ludes terbakar, Rabu malam (25/6). Dua rumah milik Ahmad Fauzi, 31. Dan, dua rumah sisanya milik Sutrisno, 40.

Penyebab kebakaran masih belum diketahui, namun diduga korsleting listrik. Tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir Rp 400 juta. Kepala Seksi (Kasi) Penanggulangan Kebakaran Damkar Satpol PP Blora Mimintari Sulistiyorini mengatakan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.

’’Kami dapat laporan setelah beberapa menit dari awal kejadian. Diduga korsleting listrik dari lampu,” jelasnya. Petugas berjibaku menjinakkan amukan si jago merah selama kurang lebih selama dua jam, hingga akhirnya api padam. ’’Kami baru bisa memadamkan apinya sekitar pukul 21.00 WIB,” tambahnya.

Ia menjelaskan, awalnya Fauzi sedang di dalam kamar. Korban mendengar suara ledakan dari lampu kamar sebelah. ’’Menurut kesaksian korban, itu dari suara lampu yang hendak diganti. Namun, saat dicopot lupa dimatikan. Akhirnya, korslet,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Mimin juga mengatakan, saat timnya menuju ke lokasi, kondisi rumah sudah separuh terbakar. Ia akui, jarak pos damkar sangat jauh dari lokasi. ’’Jauh banget itu. Sekitar setengah jam (perjalanan). Kami memang kekurangan pos. Di Todanan itu tidak ada pos. Kami meluncur dari Pos Ngawen,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. ’’Empat rumah ludes terbakar. Tanpa sisa. Ditaksir kerugian Rp 400 juta,’’ jelasnya. (hul/bgs)

 

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Damkar #kronologi #listrik #Si Jago Merah #Kebakaran #api #Korsleting #blora #Todanan