RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Untuk melengkapi pasar di sekitar Wilayah Kabupaten Blora, Pemkab Blora merencanakan pembangunan Pasar Hewan di Kecamatan Kunduran.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Mikro (Dindagkop UKM) Blora Margo Yuwono menuturkan, rencana tersebut dimunculkan Bupati Blora Arief Rohman, untuk mengisi kekosongan hari pasar hewan di sekitar Kabupaten Blora.
‘’Dari lima hari pasaran (Hari Jawa), ada satu hari yang tidak memiliki pasar. yaitu hari Legi,’’ ungkapnya. Dijelaskan, pada Hari Pon terjadi hari pasar di Pasar Pon Blora kota, lalu hari Pahing di Pasar Hewan Randublatung.
Selanjutnya, Pasar Kliwon di Wirosari Kabupaten Grobogan, dan terakhir Pasar Wage di Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. ‘’Hari Legi itu belum ada. Diharapkan pedagang yang ada di Kabupaten Blora, tidak usah pergi keluar daerah yang lebih jauh, untuk memasarkan hewan ternak,’’ tutur Margo.
Margo juga mengatakan, selama ini banyak pedagang ternak asal Kabupaten Blora yang libur pada hari Legi. Selain itu, sebagian ada yang nekat pergi keluar daerah hingga kota Salatiga. ‘’Jadi kalau ada hari pasar Legi, selama satu putaran hari pasaran itu berputar di sekitar Blora saja," imbuhnya.
Menurutnya, populasi hewan ternak khususnya Sapi dari Kabupaten Blora sangat banyak. Bahkan diminati dari luar daerah khususnya dari Jawa Barat dan Jakarta. ‘’Kita rencanakan seluas tiga hektar yang akan digunakan. pasar Pon Blora kota hanya sekitar 1,5 hektar," ujarnya.
Dengan luas tersebut, Margo memperkirakan dapat menampung 1.200 ekor sapi. Sementara di Pasar Pon Blora kota hanya sekitar 750 ekor sapi. ‘’Kalau lagi rame, khususnya hari Rabu Pasar Pon bisa mencapai 1000 ekor. Jadi kalau di kunduran bisa lebih tinggi lagi," tambahnya. (hul/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko