Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Foto Bareng Salah Satu Paslon, Camat Kradenan Diduga Langgar Netralitas: Klaim Foto Dua Bulan Lalu

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 10 Oktober 2024 | 19:15 WIB
FOTO BERSAMA: Camat Kradenan Tarkun (jaket hitam), Kades Mendenrejo Supari (kemeja putih), dan anggota DPRD Blora Warsit (kaus kuning) berfoto bersama warga yang mengenakan kaus bergambar paslon bupat
FOTO BERSAMA: Camat Kradenan Tarkun (jaket hitam), Kades Mendenrejo Supari (kemeja putih), dan anggota DPRD Blora Warsit (kaus kuning) berfoto bersama warga yang mengenakan kaus bergambar paslon bupat

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Beredar foto diduga kuat merupakan Camat Kradenan Tarkun; Kepala Desa (Kades) Mendenrejo Supari; dan salah seorang anggota DPRD Blora M Warsit. Ketiganya tengah berpose melakukan foto bersama beberapa orang mengenakan kaus biru laut bergambarkan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Blora nomor urut 01.

Foto mereka beredar ke sejumlah media sosial WhatsApp yang tampak telah diteruskan berkali-kali dan menjadi buah bibir masyarakat yang mendapatkan foto tersebut. Mengingat camat maupun kades wajib menjaga netralitas selama tahapan kampanye Pilkada 2024.

Saat dikonfirmasi, Camat Kradenan Tarkun mengakui, bahwa orang di dalam foto itu memang dirinya. Ia mengatakan, saat itu sedang mendapatkan undangan dari Kades Mendenrejo dan anggota DPRD Blora dengan agenda perencanaan penyaluran aspirasi kepada warga.

’’Itu foto sudah lama dua bulan lalu. Saya diundang Pak Kades dan anggota DPRD Blora Mbah Warsit mau perencanaan penyaluran aspirasinya kepada warga. Tahu-tahu warga sudah pakai kaus itu,” ujar Tarkun.

Tarkun menambahkan, bahwa dirinya yang mendapatkan undangan merasa tidak enak ketika hendak pulang. ’’Masa diundang mau balik kan enggak enak. Sedang warga sudah di situ dan akhirnya saya diajak foto bareng,” jelasnya.

Ia menegaskan, bahwa kedatangannya hanya untuk tugas kemasyarakatan. Saat disinggung kapan foto itu diambil, Tarkun mengungkapkan, jika dirinya lupa kapan pastinya pengambilan foto tersebut.

Sementara itu, Kades Mendenrejo Supari juga mengonfirmasi, bahwa kejadian itu sudah berlangsung lama. ’’Benar, itu di rumah saya. Tetapi, sebelum ada penetapan (pasangan) calon bupati dan wakil bupati,” jelasnya.

Ia menceritakan awal kejadian tersebut. Saat itu, dia akan dikunjungi anggota DPRD Blora Mbah Warsit dengan agenda pembahasan pemberian aspirasi kepada warga desa. ’’Sehingga, saya sebagai kepala desa mengumpulkan warga desa calon penerima manfaat. Kalau soal kaus itu di luar kemampuan saya, karena mereka sudah memakainya,” jelasnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Blora telah mengimbau para pejabat publik khususnya kades bersikap netral dan menjauhi kumpulan yang sekiranya berbau kampanye.

Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran dan Datin Irfan Syaiful Masykur mengatakan, pihaknya mengimbau kades atau lurah bersikap netral dan tidak terjerat pada pelanggaran-pelanggaran pada masa kampanye. ’’Banyak pelanggaran yang bisa terjadi. Seperti tidak netral dan juga money politic,” jelasnya. (hul/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#camat #DPRD #whatsapp #undangan #biru laut #DPRD Blora #paslon #foto bersama #netralitas #aspirasi #Bawaslu Blora #kemasyarakatan #Bawaslu #calon bupati #kampanye #Pasangan #kradenan #kades #blora