BLORA, Radar Bojonegoro – Proses mengarungi bahtera rumah tangga bukan hal mudah. Banyak lika-liku masalah. Bahkan, tak sedikit rumah tangga pun kandas. Tercatat, baru genap enam bulan sebanyak 948 pasangan bercerai.
Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama (PA) Blora Anjar Wisnugroho mengatakan, selama bulan Januari sampai Juni 2024, angka gugatan perceraian sebanyak 948 perkara. ’’Kalau diperinci, jumlah perkara yang diterima, cerai talak itu ada 237 perkara masuk, kemudian cerai gugat ada 711 perkara masuk,” ucapnya.
Berdasar gugatan yang masuk, alasan pasangan tersebut memilih berpisah karena disebabkan oleh beberapa faktor. Diketahui, mereka memilih bercerai dari pasangannya karena faktor perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus. Ada juga yang karena faktor ekonomi.
Selain itu, ada salah satu pihak yang meninggalkan pasangannya sehingga digugat cerai. ’’Ada juga dampak judi online, poligami, kemudian salah satu pasangan di penjara, ada KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) juga. Tapi, rerata karena perekonomian sih,” jelasnya
Bahkan, dari ratusan orang yang mengajukan perceraian tersebut ada juga yang berstatus aparatur sipil negara (ASN). ’’Alasannya (ASN) mengajukan perceraian biasanya pertengkaran terus menerus, bisa karena kesenjangan ekonomi atau penghasilan juga,” katanya.
Sementara itu, salah satu Akademisi Hukum Blora Adhi Aprianto mengatakan, beberapa kasus perceraian yang pernah ia tangani berawal dari perselisihan. ’’Biasanya pertengkaran secara terus menerus. Dan, pertengkaran tersebut dikarenakan permasalahan ekonomi,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, saat ini yang banyak menjerat para suami digugat cerai ialah judi online. Bukan hanya kaum suami saja yang menjadi korban judi online. Tetapi, ada dari kaum istri yang juga gemar memainkan judi online jenis slot.
’’Harapan saya, agar tidak menjadii sebuah kebiasaan buruk, hendaknya dari aparat penegak hukum sendiri harus melakukan peran yang lebih terhadap pemberantasan judi online. Agar Kabupaten Blora terbebas dari perjudian yang saat ini menjadi tren yaitu slot,” jelasnya. (hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana