CEPU, Radar Bojonegoro - Pembangunan Terminal Cepu sudah masuk tahap finishing. Namun, kontraktor masih berkewajiban memperbaiki bila ada kerusakan dalam jangka waktu enam bulan proses pemeliharaan. Sementara, pihak terminal mulai proses penempatan pedagang di kios bangunan baru terminal.
Kepala Terminal Cepu Madun mengatakan, pihaknya masih menunggu proses pembersihan sisa-sisa proyek pembangunan yang ada di terminal. Terutama pada bagian bangunan kios untuk para pedagang yang bakal menempati bangunan.
’’Hari ini, kami minta dibersihkan. Karena mau tidak mau besok kami gunakan untuk sosialisasi pedagang,” katanya. Madun menjelaskan, pihaknya akan mengundang para pedagang untuk mendapat penjelasan terkait penempatan kios Kamis (6/6).
Sementara, untuk keluar masuk jalur bus sudah bisa digunakan. Hanya saja, pihaknya meminta sisa-sisa bangunan segera dibersihkan dari terminal.
Pengawas Proyek Terminal Tipe A Cepu Agus mengatakan, pengerjaan proyek terminal tinggal finishing, pemasangan lantai bagian luar Rabu (5/6). Pihaknya mengaku bakal membersihkan sisa material proyek sesegera mungkin.
’’Minggu ini sudah selesai, dan sudah mulai bisa digunakan,” terangnya. Agus mengatakan, setelah proyek selesai, pihaknya masih mempunyai tanggung jawab masa pemeliharaan enam bulan bila ada kerusakan pada bangunan.
Diketahui, pembangunan Terminal Cepu menelan anggaran negara Rp 32 miliar, dikerjakan dua tahap. Dalam proses pengerjaan Terminal Cepu sempat terjadi penyesuaian desain terminal.
LSM Laskar Cepu Bangkit Suhartono mengungkapkan, pihaknya menduga pengerjaan molor. Saat ini, pihaknya bakal inventarisasi bagian yang diduga tidak sesuai dengan rencana. ’’Kami juga akan meminta dokumen proyek melalui komisi keterbukaan informasi publik (KIP),” jelasnya. (luk/bgs)
Editor : Hakam Alghivari