BLORA, Radar Bojonegoro - Seorang petani berusia lanjut di Kecamatan Cepu alami nasib tragis. Mbah Dasar itu tewas kena senjata makan tuan. Lantaran ditemukan meregang nyawa akibat tersengat listrik jebakan tikus di sawahnya sendiri pada Senin malam lalu (18/3).
Kapolsek Cepu AKP Agus Priyo menjelaskan, korban asal Dukuh Judan, RT 7 RW 02 Desa Jipang, Kecamatan Cepu itu sudah ditemukan meninggal pada Senin malam sekitar pukul 20.30 WIB. Di areal persawahan dengan keadaan sudah telungkup.
Korban berusia 72 tahun itu ditemukan hanya mengalami luka bakar di tangan sebelah kanan hingga kulit mengelupas akibat tersengat arus aliran listrik. Sehingga, diduga korban meninggal diakibatkan tersengat listrik.
Awalnya pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB, korban pamit dari rumah untuk ke sawah. Dan, benar korban memang ke sawah. Keberadaan korban itu diketahui saksi Tardi. ’’Sekitar pukul 17.00 WIB, saksi saudara Tardi melihat korban sedang berada di sawahnya. Kemudian saksi pulang ke rumah dan korban masih berada di sawahnya,” ucapnya.
Namun, sampai pukul 20.00 WIB, korban belum kembali pulang ke rumah. Sehingga, pihak keluarga meminta tolong kepada tetangga dan saudara untuk mencari. ’’Mereka kemudian mencari di sawah. Kemudian sekitar pukul 20.30 WIB, para saksi menemukan korban sudah dalam keadaan telungkup,” jelasnya.
Korban dalam kondisi hanya menggunakan celana pendek di pinggir pematang. Dengan kondisi tangan kananya menempel pada kawat jebakan tikus. ’’Kemudian saksi Yasir dan Yono mematikan MCB (miniature circuit breaker) yang terhubung pada kawat listrik jebakan tikus tersebut,” tuturnya.
Setelah MCB dimatikan, ketiga saksi mengecek kondisi korban dan mengetahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Lalu, ketiga saksi tersebut meminta tolong kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cepu.
Berdasar hasil pemeriksaan tim Medis UPTD Puskesmas Kapuan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada anggota badan korban. (hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana