BLORA, Radar Bojonegoro – Peta politik di daerah pemilihan (Dapil) 3 Blora pada Pemilu 2024 ini berubah, dibanding Pemilu 2019 lalu. Tentu kompetisi antarcaleg cukup ketat.
Dapil 3 yang sebelumnya 8 kursi, pada Pemilu 2024 ini menjadi 9 kursi. Karena pergeseran satu kursi di dapil 4.
Selain itu, hanya 6 dari 8 caleg petahana yang kembali bertarung di dapil 3. Dua di antaranya memilih parkir. Sementara jumlah caleg yang maju sebanyak 104 caleg.
Menurut salah satu Caleg Partai Demokrat Iwan Krismiyanto, strategi mendapatkan kursi di dapil 3 sudah matang.
Termasuk tim pemenangan dan target suara. Sekitar 6.500 suara dianggap sudah dapat satu tiket kursi DPRD.
’’Mengaca tahun lalu (2019) suara segitu (6.500) sudah bisa peroleh satu kursi dengan proporsi warga dapil 3 yang hadir 75 persen,’’ terangnya.
Terkait penambahan satu kursi di dapil 3, lanjut Iwan, menjadi peluang baru bagi partainya untuk merebut kursi tersebut.
Sebab, pada Pemilu 2019 lalu partainya hanya mendapatkan satu kursi DPRD. ’’Pastinya kami harus realistis, untuk tahun ini dari partai targetnya dua kursi,’’ jelasnya.
Dapil 3 menjadi dapil dengan populasi penduduk yang bertambah tahun lalu, terutama di Kecamatan Randublatung.
Sehingga KPU harus menggeser satu kursi di dapil 4 ke dapil tiga. Dampaknya, partai politik berburu peluang satu kursi tersebut, yang awalnya hanya 8 kursi menjadi 9 kursi DPRD yang diperebutkan.
Terpisah, Caleg PDIP Blora Bibi Hastuti mengatakan, telah mematangkan strategi untuk perebutan kursi legislatif di dapil 3. Dengan konstituen yang telah dirapatkan barisan jauh-jauh hari. Selain itu, juga optimistis pada pileg tahun kembali bisa rebut kursi DPRD Blora.
’’Kami saat ini sedang melakukan bimtek saksi untuk mengawal surat suara,’’ tegasnya.
Dari hasil pileg 2019 lalu dapil 3 menjadi lumbung suara PDIP. Sebab, PKB, Golkar, Nasdem, PPP, Hanura dan Demokrat hanya mendapat satu kursi. Sedangkan PDIP berhasil mengamankan dua kursi.
Sebanyak 8 politisi DPRD yang terpilih 2019 lalu, hanya 6 petahanan yang maju lagi tahun ini. (selengkapnya di grafis).
Sementara dua petahanan dari PKB. Yakni, Nyoto Prio Utomo dan Muchlisin kader PPP tidak mencalonkan lagi pada pileg 2024. (luk/msu)
Editor : Hakam Alghivari