Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pelaku Perampokan Toko Emas Cepu Belum Tertangkap, Ditangani Polda Jateng

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 21 Desember 2023 | 19:10 WIB
PERAMPOKAN: Toko Emas Sahabatku di Kecamatan Cepu sudah beroperasi kembali usai mengalami perampokan pada Agustus lalu. Kini, pemilik toko memasang enam CCTV. (LUKMAN HAKIM/RADAR BLORA)
PERAMPOKAN: Toko Emas Sahabatku di Kecamatan Cepu sudah beroperasi kembali usai mengalami perampokan pada Agustus lalu. Kini, pemilik toko memasang enam CCTV. (LUKMAN HAKIM/RADAR BLORA)

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Polisi belum mampu menangkap pelaku perampokan toko emas Sahabatku di Kecamatan Cepu. Terhitung sudah empat bulan sejak kejadian berlangsung 15 Agustus, polisi melakukan pencarian jejak kedua pelaku. Namun, hasilnya masih nihil.

Kapolsek Cepu Agus Priyo Hatmoko mengatakan, penyelidikan kasus pe­rampokan toko emas di Cepu masih dilakukan. Saat ini, kasus tersebut ditangani Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Jawa Tengah (Jateng). Hingga kemarin (20/12), kedua pelaku belum tertangkap.

’’Sampai saat ini, belum ada informasi dari Jatanras terkait penangkapan pelaku,” katanya kemarin (20/12).

Agus menjelaskan, pihaknya juga belum mendapatkan laporan terkini pencarian dilakukan di mana saja. Karena pada kasus tersebut melibatkan kepolisian antar wilayah yakni, Jawa Tengah dan Jawa Timur. ’’Belum ada,” jawabnya singkat.

Kiki selaku pemilik toko emas yang dirampok me­ngaku, selain dimintai ke­terangan polisi Blora, juga pernah didatangi polisi dari Jawa Timur untuk dimintai keterangan. Sebab, setelah kejadian peram­pokan menggunakan senpi di tokonya, tak lama juga terjadi perampokan toko emas di Bojonegoro.

’’Datang minta kete­rangan apakah ada ciri-ciri yang sama dari pelaku yang di sini,” katanya.

Kiki mengaku sudah pa­srah dengan kejadian yang dialaminya. Ia berharap polisi mampu menangkap pelaku agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. Saat ini, untuk pengamanan dan berjaga-jaga, dirinya memasang enam CCTV (closed-circuit television) di setiap sudut tokonya.

Ia mengaku trauma de­ngan kejadian peram­pokan pada pertengahan Agustus lalu. Sebab, pelaku menodongkan senjata api kepada Kiki. Usai berhasil menggondol emas di toko, pelaku kabur dengan me­ngendarai motor matic. Kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Jawa Timur #jatanras #cepu #agustus #toko emas #polda jateng #perampokan #CCTV #blora #Polisi #Emas