Dalam pelantikan itu, ada pemandangan haru. Yaitu, pelantikan pegawai honorer yang telah mengabdi selama 32 tahun di jajaran instansi Pemkab Blora. Sumarwan telah mengabdi lebih dari setengah usianya saat ini.
Pria 52 tahun itu, nampak berbahagia dan bersyukur. Akhirnya, diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) PPPK. Sumarwan mengaku senang dan bahagia karena setelah penantian panjang, akhirnya tahun ini impiannya terwujud.
’’Selama 32 tahun ini, saya mengabdi di Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora. Sebagai honorer selama itu, akhirnya impian saya terwujud menginjak usia yang tergolong paro baya,” jelasnya.
Menurutnya, pengangkatan dari status honorer menjadi PPPK ini sangat dinantikannya. Sebab, dari ribuan orang yang mengikuti seleksi, dirinya menjadi salah satu orang yang lolos. ’’Ini rezeki dari Allah. Alhamdullilah, tahun ini dapat kejutan luar biasa, saya akhirnya bisa jadi ASN PPPK,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, ada sebanyak 198 PPPK dilantik dan melakukan penandatangan perjanjian kerja itu. Berdasar KemenPANRB nomor 571 Tahun 2023 tentang Optimalisasi Pengisian Kebutuhan Jabatan Fungsional Teknis pada PPPK 2022.
Ia menyampaikan, jumlah PPPK di Blora semula 2.733 orang, kini menjadi 2.931 pegawai. Jumlah itu akan bertambah, mengingat formasi 2023 ini Pemkab Blora mengusulkan sebanyak 2.033 formasi. ‘’Ini sebagai optimalisasi guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ungkapnya. (hul/bgs)
Editor : Hakam Alghivari