Yudhi Santoso salah satu pengunjung mengaku mulai aktif melakukan giat latihan renang di kolam. Menurutnya, kondisi kolam saat ini sudah terawat. Air yang dulunya tak terurus sudah berwarna jernih. Beberapa temannya juga tertarik kembali menggunakan kolam tersebut.
''Saya dan teman-teman rutin seminggu sekali latihan renang,'' ungkapnya.
Menurut Yudi, jika ada tambahan wahana untuk anak-anak di sekitar kolam akan lebih baik. Dapat memicu orang tua mengajak anak bermain di sekitar kolam Tirtonadi.
Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Blora Isti Nuratri mengungkapkan, tahun ini belum ada penambahan wahana di kolam renang untuk anak-anak. Hanya saja saat ini perawatan kolam sudah di intensifkan.
''Mulai digunakan latihan renang, alhamdulillah mulai ramai kembali," jelasnya.
Isti menegaskan, pemkab tahun ini tidak menganggarkan pembangunan fisik atau penambahan wahana. Hanya biaya perawatan pembelian bahan kimia untuk menjernihkan kolam. Selain itu ia mengaku sumber daya pengelola masih minim. Sehingga, disiasati dengan pergantian sif.
''Kalau Senin kami tutup karena SDM yang mengelola Tirtonadi masih minim,'' katanya.
Sebelumnya, air kolam menghijau dan berlumut tampak tak terawat pada sekitar pertengahan tahun 2022 lalu. Selain itu, satwa yang berada di Taman Tirtonadi juga berkurang. (luk/zim) Editor : M. Yusuf Purwanto