Kepala SMPN 4 Jepon Tunggal Rizki Susiawati menjelaskan, pendaftaran PPDB online sudah ditutup. Namun, bagi sekolah satu atap masih dimungkinkan membuka pendaftaran PPDB secara manual. ''Masih bisa mendaftar tapi secara manual. Jadi, langsung datang ke sekolah, ujarnya kemarin (1/6).
Rizki menerangkan, pendaftaran secara manual itu dimaksudkan untuk mengakomodir siswa-siswi yang tidak terjangkau PPDB online. Selain itu, juga untuk memenuhi kuota rombongan belajar (rombel). Karena rerata pendaftar di sekolah satu atap tidak terlalu banyak.
''Untuk sekolah kami pada PPDB tahun ini menurun ada 18 siswa yang tercatat hingga akhir pendaftran PPDB online, jelasnya.
Menurutnya, berkurangnya pendaftar pada PPDB tahun ini karena jumlah lulusan SD di sekitar sekolahnya sedikit. Selain itu, juga karena kondisi geografis yang masuk hutan dan akses jalan yang masih rusak. SMP di Desa Semanggi itu diharapkan menampung lulusan dari SDN 1 Semanggi, SDN 2 Semanggi, dan SDN 1 Ngliron.
PPDB tahun ini jumlah siswa baru lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Kalau dua tahun lalu PPDB sampai 40 siswa karena lulusan dari SD juga banyak, jelasnya. (luk/zim) Editor : M. Yusuf Purwanto