‘’Kuota awal untuk Blora jumlahnya 621, saat ini menjadi 643. Berarti ada tambahan 22 jemaah," kata Kepala Kantor Kemenag Blora M. Fatah kemarin (26/5).
Kuota tambahan 22 jemaah itu diberikan kepada daerah setelah masa akhir pelunasan bipih. Sebanyak 643 kursi tersebut termasuk petugas kloter, petugas haji daerah (PHD) dan pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU).
‘’Termasuk di dalamnya calhaj (calon haji) cadangan yang melunasi bipih," jelasnya.
Tentu, tidak semua CJH cadangan melunasi bipih pada tiga termin pelunasan. Menyesuaikan nomor urut porsi pendaftaran awal. Namun, menurutnya masih ada peluang cadangan lain mengisi jika pemerintah pusat ada penambahan lagi. ‘’Kepastian penambahan lagi dan cadangan bisa mengisi masih menunggu perhitungan pusat lagi," bebernya.
Sebelumnya, CJH cadangan pertama sebanyak 65 orang. Namun, hanya 42 CJH melunasi bipih. CJH cadangan kedua, sebanyak 35 kuota dan semua CJH melunasi. Tahap tiga dibuka lagi, kuota dari pemerintah 35 orang.
Fatah menjelaskan, CJH mendapat kursi diharapkan menyiapkan diri sebelum pemberangkatan 21 Juni. Rencananya ada tiga kloter. Yakni kloter 92, 93, dan 94. ‘’Titik kumpulnya nanti di Blora, bus disediakan pemkab karena sesuai regulasi pemberangkatan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah," jelasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto