Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

24 Tahun Listrik Menyalur, kini 9 KK Miliki Meteran

M. Yusuf Purwanto • Jumat, 26 Mei 2023 | 19:56 WIB
PENANTIAN PANJANG: Sejak 1999, warga Dusun Temanjang Desa Jatisari mendapatkan listrik dengan menyalur dari ketua RT. Kini, sudah miliki meteran. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BLORA)
PENANTIAN PANJANG: Sejak 1999, warga Dusun Temanjang Desa Jatisari mendapatkan listrik dengan menyalur dari ketua RT. Kini, sudah miliki meteran. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BLORA)
BLORA, Radar Bojonegoro - Sembilan kepala keluarga (KK) di Dusun Temanjang, Desa Jatisari, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora akhirnya mempunyai sambungan listrik sendiri. Sebelumnya, ada 10 KK warga setempat hidup di tengah kawasan hutan ini menyalur listrik dari rumah ketua rukun tetangga (RT) setempat.

‘’Sudah nggak perlu gantian sama tetangga. Biasanya dikit-dikit listriknya njeglek (listrik padam). Jadinya tidak bisa nyalain peralatan elektronik secara barengan. Selama ini kami juga membayar listrik secara patungan,’’ tutur Supardi salah satu warga Dusun Temanjang.

Menurut Supardi, aliran listrik masuk di desanya sejak 1999. Saat itu hanya ada dua rumah saja tersambung. Sehingga, 24 tahun atau selama ini rumahnya dan 8 tetangga lainnya menyalur listrik dari rumah ketua RT. ‘’Alhamdulillah, akhirnya punya meteran listrik sendiri,’’ ucapnya. Kini, Supardi tidak perlu khawatir bila listrik padam karena aliran listriknya terbagi dengan rumah lainnya.

Photo
Photo
PENANTIAN PANJANG: Sejak 1999, warga Dusun Temanjang Desa Jatisari mendapatkan listrik dengan menyalur dari ketua RT. Kini, sudah miliki meteran. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BLORA)

Diketahui, untuk mencapai desa terletak di tengah hutan Blora ini perlu menempuh jarak 17 kilometer (km) dari pusat kota Blora. Kondisi jalan dari jalan Raya Blora-Randublatung menuju desa ada sekitar 4 km melewati jalan Perhutani yang berbatu dan terjal.

Manajer PLN Rayon Cepu Wardoyo mengatakan, terdapat penambahan travo dan jaringan 5 gawang. Pemasangan jaringan dan meteran listrik di desa tersebut dilakukan selama dua hari. Sehari memasang jaringan, berikutnya meteran listrik. (hul/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Miliki Meteran #mBangun Blora Berkelanjutan #Listrik Menyalur #blora