Ada beberapa kemampuan dasar calon duta wisata yang diuji. Mulai tentang pariwisata, potensi daerah, etika, fashion, serta kemampuan berbahasa Inggris. Tes tulis itu untuk menjadi 16 pasang duta wisata. Mereka yang lolos itu akan mengikuti karantina.
Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Blora Isti Nuratri mengatakan, ada kriteria menjadi duta wisata Blora. Yaitu, berusia minimal 17 hingga 24 tahun, belum menikah, memenuhi tinggi badan minimal. Yakni, 160 sentimeter (cm) untuk perempuan dan 170 cm untuk laki-laki. Serta mampu berbahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan berbahasa Inggris dengan baik.
‘’Selanjutnya peserta yang lolos dalam seleksi tertulis ada 32 orang atau finalis. Terdiri dari 16 laki-laki dan 16 perempuan, selanjutnya mereka akan mengikuti karantina hingga grand final dari 15 Juni sampai 17 Juni,’’ ungkapnya.
Adanya seleksi duta wisata tersebut nantinya akan menghasilkan duta wisata yang akan menggantikan tugas duta wisata sebelumnya. Diharapkan duta wisata terpilih itu dapat membantu menginformasikan dan mempromosikan potensi alam, wisata, seni budaya, produk unggulan, serta potensi lainnya tentang Blora di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
‘’Dengan pengenalan dan promosi potensi daerah, diharapkan mampu menarik investor untuk berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Blora dan mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara,’’ imbuhnya. (hul/zim) Editor : M. Yusuf Purwanto