Bupati Arief menuturkan, meninjau langsung kerusakan jalan di Desa Kepoh, sekaligus mengambil dokumentasi sebagai bahan rapat dengan lintas kementerian dan BUMN.
‘’Kami ingin koordinasi dengan Kementerian BUMN dan Perhutani serta Kementerian PUPR. Semoga ada solusi terbaik untuk masyarakat yang sudah puluhan tahun mengidamkan jalan bagus," jelasnya.
Melihat Bupati terjun lapangan, warga setempat menyambut sukacita. Salah satunya Parmini, penjual nasi jagung keliling yang berpapasan dengan bupati di tengah jalan dan dagangannya diborong orang nomor satu di Pemkab Blora itu.
"Maturnuwun sanget Pak Bupati. Saya tidak menyangka bisa bertemu bapak di sini. Matursuwun sampun diborong nasi jagungnya. Semoga jalannya bisa segera dibangun Pak," ucap Parmini.
Sementara itu, Sunarto, warga Dusun Karangtengah, Desa Kepoh, juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Arief Rohman yang telah sudi mampir ke desanya.
"Ini sejarah pertama kali ada Bupati salat Jumat, menjadi imam di masjid kami. Kesempatan yang langka, sekaligus membuka dialog dengan masyarakatnya. Semoga aspirasi masyarakat yang disampaikan bisa direalisasikan. Memang butuh proses, kami optimis Pak Bupati bisa mengupayakan. Sehat selalu Bapak," ungkap Sunarto.
Desa Kepoh terdiri dari 10 dusun. Dengan jumlah penduduk sekitar 3000 jiwa. Tersebar di kawasan hutan jati. Jarak Kepoh ke pusat Kecamatan Jati sekitar 13 kilometer.
Dalam kunjungannya ke Kepoh itu, Bupati meninjau langsung kerusakan jalan Balong - Kepoh, Kepoh - Karangtengah - Gejeg, hingga Kemadoh. Namun karena Gejeg - Kemadoh rusak berat, kendaraan belum bisa sampai Kemadoh. Bupati juga menunaikan salat jumat di Masjid Karangtengah, Kepoh, dilanjutkan dialog dengan masyarakat.
"Pembangunan jalan tetap akan menjadi prioritas kami. Mohon doa nya nggih, semoga harapan bapak ibu semuanya bisa diwujudkan bersama. Akan kami coba komunikasi dengan Dirut Perhutani, Kemenangan BUMN dan PUPR," terangnya saat dialog. (Adv) Editor : M. Yusuf Purwanto