Basir, salah seorang penyedia jasa penukaran uang mengaku buka jasa penukaran mulai minggu lalu. Dia buka lebih awal untuk mencari peruntungan. Terutama di tempat keramaian. Usaha itu selalu dijalankannya setiap tahun.
‘’Buka lebih awal. Biasanya menjelang H-5 Idul Fitri jasa penukaran naik,’’ jelas Basir saat melapak di pojok sebelah barat alun-alun.
Dia menawarkan jasa penukaran uang baru semua pecahan. Mulai Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 20.000.
‘’Uang saya asli semua. Tidak ada yang palsu," tegasnya
Santi, salah seorang pengguna jasa penukaran uang mengaku senang bisa menukar uang pecahan baru lebih awal. Biasanya menjelang Idul Fitri harganya juga mulai naik.
“Meski tidak banyak. Bisa menukar uang pecahan baru lebih awal. Nanti saat mepet Lebaran tidak gugup,” kata dia.
Ia mengaku memilih jasa penyedia penukaran uang pecahan baru karena lebih efektif. Asli dan tidak antre. Alasannya, menukar uang pecahan baru tersebut untuk dibagikan kepada keponakan dan anak tetangga yang datang ke rumahnya.
“Buat dibagikan kepada keponakan dan anak tetangga. Biasanya anak-anak suka koleksi uang pecahan baru. Kemudian disimpan tidak digunakan untuk beli,” tambah dia. (luk/zim) Editor : M. Yusuf Purwanto