Camat Kradenan Nunik Sulistiyo Herniyati mengatakan, lahan warga terdampak menunggu kepatian pematokan oleh pemerintah pusat. Sehingga, data lahan beserta warga terdampak masih bisa berubah. Namun, ia memastikan dua desa seperti Ngrawoh dan Nginggil akan hilang. ‘’Semua lahan di dua desa itu terkena, tiga desa lain hanya sebagian seperti dusun-nya saja," katanya kemarin (11/1).
Sebelumnya, data jumlah terdampak rencana Bendung Gerak Karangnongko sekitar 536 kepala keluarga (KK). Meliputi 161 KK di Desa Nginggil, 206 KK di Desa Ngrawoh. Serta 104 KK di Desa Nglebak. Desa Megeri 68 KK dan Desa Mendenrejo 22 KK.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Blora Surat mengabarkan, pembebasan bendung gerak didanai penuh pemerintah pusat. Namun, pihaknya belum bisa memastikan nilai dikucurkan. ‘’Saat ini masih tahap proses perencanaan," jelasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto