Sulastri salah satu agen penjual tiket di Terminal Cepu mengatakan, penjualan tiket bus saat Nataru meningkat. Kondisi tersebut ia rasakan sudah sepekan lalu. ‘’Semua serempak menaikkan harga Rp 20.000. Hanya PO Garuda yang tidak ikut menaikkan harga," ujarnya kemarin (26/12).
Menurut dia, tiket banyak terjual rerata tujuan Jakarta-Cepu. Biasanya penumpang memesan beberapa hari sebelum berangkat, ada juga hari keberangkatan. Agen tempat ia bekerja, saat Nataru tahun ini rerata bisa menjual sekitar 30 tiket sehari.
"Alhamdulillah penjualan tiket saat Nataru ini mengalami peningkatan, dibanding hari biasa," jelasnya.
Ia memprediksi, penjualan akan mengalami peningkatan hingga awal Januari. Akhir tahun warga perantauan pulang, mungkin karena ada libur kerja. Awal Januari giliran arus balik ke Jakarta. "Meraka merantau, kalau akhir tahun pulang kembali lagi untuk kerja," tuturnya.
Menurutnya, Nataru menjadi momen ditunggu, aktivitas warga seperti arus mudik dan balik sama seperti saat hari raya Idul Fitri. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto