Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Menjala Benih-Benih Desainer Batik Blora

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:32 WIB
BATIK DAERAH: Para model berjalan di catwalk sederhana dan terbuka di pintu masuk pendapa Blora kemarin (30/9). (LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)
BATIK DAERAH: Para model berjalan di catwalk sederhana dan terbuka di pintu masuk pendapa Blora kemarin (30/9). (LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)
BLORA, Radar Bojonegoro - Satu per satu desain busana batik yang dikenakan para model keluar dari bilik panggung. Berjalan ritmis di catwalk (titian peraga). Catwalk dikonsep sederhana dan terbuka, memanfaatkan pintu masuk pendapa Blora kemarin (30/9).

 

Ada sekitar 20-an perajin batik Blora yang menyumbangkan ide kreasi-kreasi batiknya di depan pintu masuk pendapa. Termasuk mendatangkan desainer andal dari Jogjakarta dan Semarang.

 

Sebelum diperagakan beberapa model duta wisata Blora, para perajin lebih dahulu mengirimkan kerajinan batik kepada para desainer luar daerah. Desainer menata menjadi busana bervariasi, sederhana namun elegan.

 

"Ada desainer menyusun busana batik masih berupa jarik. Lalu dililitkan menjadi busana, sederhana tapi bagus," ujar Kasi Promosi dan informasi Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora Yeti Romdonah.

 

Yeti menjelaskan, busana dipakai model merupakan hasil pengiriman kerajinan batik oleh perajin kepada desainer. Setiap perajin, menurutnya mempunyai banyak motif batik, terutama batik motif daun jati khas Blora.

 

"Kalau motif batinya banyak, satu perajin ada beberapa motif dikembangkan," jelasnya.

 

Yeti menjelaskan, desainer didatangkan dari Jogjakarta dan Semarang. Sedangkan, dari Blora saat ini baru tiga desainer. Tentu butuh latihan intens untuk menjadi desainer profesional, dengan karya-karya orisinal. "Supaya ke depannya bisa memunculkan desainer profesional," jelasnya.

 

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati menjelaskan, Blora Fashion Week menjadi titik awal perkembangan fashion batik daerah. Menurutnya Blora mempunyai potensi batik, desainer dan kuliner bisa dikembangkan. "Agar ke depan UMKM  di Blora bisa go international, yakin bahwa perajin batik maupun UMKM Blora mampu menunjukkan kepada masyarakat luas," ucap Wabup. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Batik Blora #desainer #mbangun blora #blora #Potensi Batik Blora #fashion