Namun, data tersebut bersangkut paut dengan perangkat desa. "Sehingga butuh sinergi dengan aparatur desa. Banyak sudah mampu dan mandiri belum dihapus," tuturnya.
Pihaknya mendorong perbaikan data segera dilakukan. Jika warga sudah mampu, harus dihapus. Bahkan, setahun sampai dua tahun tidak ada penghapusan.
Dasum mengklaim data kemiskinan malah tambah. "Kalau malah tambah bisa membebani anggaran, yang seharusnya bisa membantu pembangunan yang lain. Tolong untuk dana DD dimanfaatkan sebaiknya, kami akan melihat dana diberikan sesuai dengan harapan," tegasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto