Terutama penumpang dari terminal, stasiun, dan warga ingin memakai jasa pesawat. Konektivitas antartransportasi masal perlu dikoneksikan.
Dedi salah satu penumpang kereta berharap ada penataan transportasi masal menghubungkan Bandara Ngloram dengan transportasi lain seperi terminal dan stasiun. Saat ini belum ada transportasi masal disediakan dari bandara ke stasiun maupun terminal.
Terkait Bandara Ngloram, menurutnya jam terbang belum bisa mengakomodir keperluannya untuk pulang pergi dalam sepekan. "Terbangnya hanya satu kali selama seminggu. Mungkin kalau jam jerbangnya ditambah bisa lebih bagus," jelasnya.
Jupri salah satu pedagang meratau itu berharap ada angkutan umun dari dan menuju Bandara Ngloram untuk memudahkan warga ingin memakai jasa pesawat. "Transportasinya sudah mahal, ditambah lagi akses menuju ke terminal juga tidak ada," jelasnya.
Ke depan, Jupri berharap ada transportasi penghubung dan memudahkan ia naik pesawat dari Bandara Ngloram. Namun, juga mempertimbangkan ongkos pulang-pergi. Sebab, biaya naik pesawat lebih mahal dibanding naik bus. "Tapi memang harusnya ada angkutan umum menuju bandara," jelasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto