Kapolsek Cepu AKP Agus Budiyana menjelaskan, banyaknya objek vital nasional di wilayah Cepu, seperri sektor minyak bumi dan gas (migas), bandara, dan masyarakat urban. Sehingga perlu ditingkatkan, saat ini Polsek Cepu masih tipe C.
Menurut dia, Polsek Cepu perlu ditingkatkan menjadi tipe B. Tentu akan ada penambahan beberapa sarana sekaligus personel. Saat ini, Polsek Cepu memiliki 48 personel. Padahal, polsek berbatasan dengan kawasan Bojonegoro, Jawa Timur, ini mestinya sesuai standar urban memiliki 90 personel.
Sebelumnya, Bupati Arief Rohman mengatakan, banyak objek vital di Cepu, tentu sektor keamanan menjadi penting untuk menjaga ketertiban. Pemkab mengusulkan Polsek Cepu ditingkatkan statusnya.
Selain mengajukan peningkatan status polsek, Bupati menghibahkan tiga bidang tanah. Sebidang tanah di Kelurahan Jepon untuk perluasan Mapolres Blora, sebidang tanah untuk bangunan pos jaga di Perumnas Karangjati. Serta sebidang tanah Pos Polisi Polaman, Desa Sendangharjo di tepi Jalan Blora-Rembang. Semuanya berstatus hak pakai.
Arief memperkirakan ke depan akan banyak tamu datang ke Blora, mengingat Bandara Ngloram akan dioperasikan lagi awal Agustus. Juga, peningkatan pelayanan Stasiun Cepu. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto