Juru bicara gabungan fraksi-fraksi DPRD M. Mukhlisin menyampaikan, tujuh poin penting dalam sidang paripurna DPRD awal bulan lalu . Yakni, segera menuntaskan pengisian perangkat desa yang masih belum terisi dan yang diangkat secara periodesasi telah habis masa tugasnya.
“Dan perangkat desa yang berkurang usianya dari 60 tahun,” jelasnya.
Selanjutnya, Mukhlisin menjelaskan, untuk menghadapi wabah atau penyakit seperti yang terjadi, berbagai regulasi segera diselesaikan dan diimplementasikan untuk mencegah makin meluasnya wabah penyakit PMK ini.
“Serta tetap menjaga kualitas hewan ternak di Blora,” imbuhnya.
DPRD juga mengharapkan pemerintah secepatnya melakukan pengadaan dan distribusi vaksin dalam jumlah besar dan segera melakukan vaksinasi kepada hewan ternak. Agar herd immunity bisa segera tercapai.
“Pemerintah juga memperhatikan peternak dan pedagang sapi yang tedampak PMK untuk diberikan solusi,” ucapnya.
Dalam bidang infrastruktur, pembangunan jalan Desa Temurejo menuju Desa Gempolrejo supaya diperhatikan, karena desa penghasil tebu terbesar di Kecamatan Tunjungan.
Dalam bidang pendidikan, penempatan guru PPPK di sekolah yang berdekatan dengan wilayah tempat tinggal.
“Salah satunya untuk dapat memberikan tanggung jawab kepada guru PPPK untuk dapat menarik siswa didik baru di SD Negeri yang diampu, agar eksistensi SD tetap terjaga,” ungkapnya.
Mukhlisin menambahkan, penyerapan bantuan keuangan untuk desa masih minim, terutama di dinas yang bersangkutan terkait bansos sampai saat ini agar segera ditindaklanjuti.
“Untuk tahun 2021 bulan April sudah terealisasi, di tahun 2022 sampai saat ini belum ada tanda-tanda terealisasi,” jelasnya. (adv) Editor : M. Yusuf Purwanto