Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Harga Gabah Anjlok, Petani di Blora Tidak Dapat Untung

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 7 Juli 2022 | 19:17 WIB
Ilustrasi (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)
Ilustrasi (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)
BLORA, Radar Bojonegoro - Panen raya padi masih menjadi permasalahan bagi petani di daerah. Harga gabah anjlok Rp 3.400 per kilogram (kg). Dampaknya petani tidak mendapatkan untung. Hanya kembali modal bertanam musim berikutnya. Padahal, saat ini harga komoditas lainnya kebanyakan naik.

 

Ngatini, petani asal Desa Tambakromo, Kecamatan Cepu, mengatakan, panen raya tahun ini tidak menguntungkan. Tidak mendapat keuntungan dari penjualan gabah. Harganya anjlok. Per kilogram sekitar Rp 3.400. Harga berbeda jika menggunakan mesin combine sekitar Rp 4.200.

 

"Panen raya justru harganya turun. Lagi-lagi petani susah tidak dapat untung," jelasnya ditemui di area persawahan.

 

Ngatini mengaku pasrah kondisi saat ini. Setiap panen raya harga tidak kunjung stabil. Ia mengaku hanya balik modal. Sedangkan memenuhi kebutuhan dapur lain, ia memanfaatkan pekarangan untuk ditanami palawija. "Tanam palawija sedikit, alhamdulillah bisa dibuat belanja," terangnya.

 

Ngatini menjelaskan, setiap kali panen segera dijual kepada tengkulak. Keresahan petani, menurut dia, berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk penstabilan harga saat panen raya. Terlebih dirinya menyewa tanah milik desa dari proses lelang.

 

"Perlu memikirkan biaya sewa lahan. Kalau tidak dapat untung, sudah menjadi risiko petani bekerja ya ada kalah menang," ujarnya.

 

Ketua DPRD Blora M. Dasum mengimbau agar dinas pangan, pertanian, peternakan, dan perikanan (DP4) memberikan solusi bagi petani mengalami gagal panen. Misalkan diberikan intensif bantuan keuangan atau penyuluhan.

 

"Harus aktif mendampingi petani di bawah dan permasalahan yang ada di lapangan," jelasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#harga gabah #Gabah #Panen #Petani #DP4 #blora