Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Data Pedagang Migor Diserahkan Bulog Blora

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:24 WIB
SEMBAKO: Warga mengantre minyak goreng di salah satu toko. Pedagang berharap kelangkaan tidak terulang. (M. NURCHOLIS/RDR.BJN)
SEMBAKO: Warga mengantre minyak goreng di salah satu toko. Pedagang berharap kelangkaan tidak terulang. (M. NURCHOLIS/RDR.BJN)
BLORA, Radar Bojonegoro - Penyaluran minyak goreng curah di daerah akan lebih mudah dan stabil. Bulog akan dilibatkan dalam pendistribusiannya. Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dindakop-UKM) Blora memproses pendataan pedagang.

 

Saat ini, baru terdaftar satu distributor minyak goreng curah di wilayah Blora. Sedangkan, wilayah selatan belum terdata, justru ada stok kiriman dari Surabaya. "Kami sudah dikirimi surat sejak Kamis (12/5) oleh Bulog Pati meminta bantuan pendataan," kata Kepala Dindagkop-UKM Blora Kiswoyo.

 

Dia mengatakan, telah mendata pedagang minyak goreng curah setiap di pasar. Sudah dikirim kembali kepada Bulog Subdivre Pati. Hanya pihaknya belum mendapat kepastian jumlah pedagang menerima dan kuota diberikan.

 

Kiswoyo belum mengetahui proses pendistribusian, kepada pedagang langsung atau skema lain. "Distribusi seperti apa belum mendapat kabar lagi, dilibatkan atau hanya pendampingan. Namun, kami mesti bertanggung jawab pengawalan," jelasnya.

 

Menurut Kiswoyo, harga migor masih stabil, terpantau penjualan masih sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.500 per kilogram. Saat ini, dinasnya hanya mencatat satu distributor, yakni MD Morodadi. Distributor mendistribusikan di Pasar Ngawen, Jepon, dan Blora.

 

Sedangkan di wilayah selatan dan timur, seperti Randublatung dan Cepu, pihaknya belum mendeteksi. Namun, ada informasi distributor dari Surabaya. Padahal, menurut Kiswoyo, sudah ada ketentuan pendistribusian dari Jawa Tengah.

 

Sumiati salah satu pembeli minyak goreng curah di Pasar Cepu mengaku saat ini pembelian mulai stabil. Dibanding saat masih ada kebijakan subsidi minyak goreng kemasan. Per kilogram dihargai Rp 15.500.

 

"Alhamdulillah sudah gampang daripada sebelumnya, sudah beberapa minggu lalu," paparnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Bulog #mbangun blora #blora #mas arief #bupati blora #migor