Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

20 Desa Langganan Banjir

M. Yusuf Purwanto • Jumat, 29 Oktober 2021 | 21:14 WIB
20 Desa Langganan Banjir
20 Desa Langganan Banjir

BLORA, Radar Bojonegoro – Banjir disebabkan luapan sungai Bengawan Solo setiap tahun menerjang 20 desa tersebar di Kecamatan Kradenan, Kecamatan Kedungtuban, dan Kecamatan Cepu.
Butuh solusi jangka panjang, 20 desa di bantaran sungai terpanjang di Pulau Jawa itu menjadi langganan banir.
Kepala Pelaksanan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Slamet Widodo mengatakan, 20 desa di bantaran Bengawan Solo menjadi langganan banjir.
Sehingga, perlu pengelolaan risiko berbasis komunitas. ‘’Dari desa tangguh bencana ini bentuknya pemberdayaan masyarakat, bagaimana caranya mereka mengkaji risiko bencana di desa masing-masing,’’ ujarnya.
Dia menjelaskan, mulai dari ancamannya setiap tahun yang terjadi di desa tersebut. Kemudian didokumentasikan dan ditulis lokasi-lokasi rawan.
Selanjutnya, lokasi peningkatan ancaman bencana selama musim penghujan juga dipetakan. ‘’Maka dalam desa tangguh ini juga dilaksanakn terkait indikator penyusunan evakuasi,’’ tegasnya.
Seperti dalam satu desa sering terkena banjir, harus disiapkan tempat evakuasi dan menentukan titik aman, serta cara evakuasinya. Bukan itu saja, juga adanya sistem peringatan dini. ‘’Kalau selama ini banjir tiba-tiba datang dan sudah selutut baru mengungsi,’’ imbuhnya.
Untuk posko bencana juga sudah disiapkan BPBD, untuk induknya berada di Kantor BPBD Blora, selain itu posko di kecamatan-kecamatan sampai Maret 2022 mendatang.

Editor : M. Yusuf Purwanto
#bengawan solo #banjir #bpbd #angin kencang #blora