Harlah ke-20, Luncurkan KBIHU Al Fatimah

M. Nurkhozim • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 07:10 WIB
LAUNCHING : Kiai Tamam bersama Anggota DPR RI Eko Wahyudi dan H. Choirul Umam atau yang akrab disapa Haji Her di Ponpes Al Fatimah kemarin.  (IST/RADAR BOJONEGORO)
LAUNCHING : Kiai Tamam bersama Anggota DPR RI Eko Wahyudi dan H. Choirul Umam atau yang akrab disapa Haji Her di Ponpes Al Fatimah kemarin.  (IST/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Fatimah Bojonegoro memasuki usia ke-20 tahun. Peringatan hari lahir (harlah) dua dekade tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri sejumlah tokoh regional dan nasional, alim ulama, kiai, habaib, serta mitra usaha.

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya anggota DPR RI Komisi V Fraksi Partai Golkar Ir. H. Eko Wahyudi, anggota DPD RI dapil Jawa Timur Dr. Hj. Ning Lia Istifhama, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Hj. Sri Wahyuni, serta sejumlah tokoh dan mitra dari berbagai lembaga.

Hadir pula H. Choirul Umam atau yang akrab disapa Haji Her bersama keluarga. Haji Her merupakan pimpinan PT IMAWA Travel & Tour, perusahaan yang menjadi mitra dalam pengembangan KBIHU Al Fatimah.

Peringatan harlah ke-20 tersebut sekaligus dirangkai dengan peluncuran KBIHU Al Fatimah. Lembaga tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan mitra usaha sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi pesantren.

Pendiri sekaligus Pengasuh Ponpes Modern Al Fatimah, Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si., mengatakan kehadiran para tokoh tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap perjalanan Al Fatimah selama dua dekade. Kehadiran Haji Her juga menjadi bagian dari awal kerja sama dalam pengembangan KBIHU serta pemberdayaan ekonomi pesantren.

“Semata-mata khidmat pada harlah Al Fatimah sekaligus launching KBIHU Al Fatimah yang bermitra dengan perusahaan Pak Haji Her dalam pengembangan dan pemberdayaan kemandirian ekonomi pesantren ke depan,” kata KH. Tamam.

Sementara itu, Haji Her mengaku terkesan dengan Ponpes Modern Al Fatimah. Dia menyampaikan terima kasih atas sambutan keluarga besar pesantren. Menurutnya, banyaknya santri asal Madura menunjukkan bahwa Al Fatimah memiliki daya tarik dan kualitas pendidikan yang baik.

“Saya melihat banyak santri Al Fatimah yang berasal dari Madura. Berarti pesantren ini hebat. Saya ikut senang dan bangga,” ungkapnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Habib Abdul Qodir Zen Al Jufry dan KH. Ainun Na’im dari Ponpes Al Asmanah. (*/zim)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro DPR RI Komisi V Fraksi Partai Golkar DPD RI dapil Jawa Timur KBIHU Al Fatimah al fatimah