Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Program Pembangunan Air Bersih Tingkatkan Perekonomian serta Derajat Kesehatan Masyarakat Bojonegoro

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 9 Desember 2024 | 20:04 WIB
CEGAH KEKERINGAN: Upaya DPKPCK Bojonegoro mencegah kekeringan dengan program pembangunan sarana air bersih Hippam hampir di seluruh kecamatan se-Bojonegoro. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
CEGAH KEKERINGAN: Upaya DPKPCK Bojonegoro mencegah kekeringan dengan program pembangunan sarana air bersih Hippam hampir di seluruh kecamatan se-Bojonegoro. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro terus berupaya mengatasi segala permasalahan kekeringan yang terjadi.

Salah satunya, melalui program pembangunan sarana air bersih himpunan penduduk pemakai air minum (Hippam). Program pembangunan air bersih tahun ini dilakukan merata di seluruh kecamatan di Bojonegoro. Terutama di daerah rawan kekeringan.

Tujuannya, untuk menjamin kebutuhan masyarakat. Serta, peningkatan perekonomian dan derajat kesehatan masyarakat. Mengingat, air merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari manusia. Baik untuk dikonsumsi ataupun pemenuhan kebutuhan hidup lainnya.

Kepala Bidang (Kabid) Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) DPKPCK Bojonegoro Iwan Maulana mengatakan, pembangunan air bersih di Bojonegoro bertujuan untuk menjamin kebutuhan air minum masyarakat. Baik di perkotaan maupun di perdesaan.

Selain itu, program pembangunan air bersih juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Jika ketersediaan air bersih mencukupi, maka kesejahteraan juga akan dapat dirasakan masyarakat Bojonegoro.

’’Bertujuan untuk menjamin kebutuhan air minum. Selain itu, pembangunan air bersih juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan derajat kersehatan masyarakat Bojonegoro,” paparnya kemarin (8/12).

Dari jumlah total 28 kecamatan yang ada di Bojonegoro, program pembangunan air bersih tahun ini dilakukan secara merata hampir di seluruh kecamatan yang ada. Namun, untuk jumlah berbeda-beda di setiap kecamatannya. Disesuaikan dengan keadaan wilayah masing-masing.

Jumlah pembangunan air bersih akan diperbanyak di daerah kecamatan-kecamatan rawan kekeringan. Begitu pun sebaliknya, di kecamatan tidak rawan kekeringan, jumlah pembangunan air bersih akan lebih sedikit.

’’Untuk program pembangunan air bersih rata hampir di seluruh kecamatan. Tetapi, untuk jumlah pembangunan kami perbanyak di kecamatan yang rawan kekeringan,” pungkas Iwan. (*/ewi)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#air bersih #kekeringan #perekonomian #hippam #psu #pemkab bojonegoro #pembangunan #dpkpck #DPKPCK Bojonegoro #permukiman #bojonegoro #Air #air minum