BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024, meliputi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), doa bersama, dan seruan Pilkada damai. Acara tersebut berlangsung di MCM Bojonegoro, Senin
Ketua FKUB Bojonegoro, Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi. “Acara doa bersama dan seruan Pilkada damai ini bertujuan mengajak seluruh elemen masyarakat, meski berbeda pilihan, untuk tetap bersatu. Kita berharap dapat mewujudkan pemimpin yang amanah, pemimpin yang mampu menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera, serta menjaga kerukunan di Bojonegoro yang beraneka ragam ini,” ujar KH. Tamam.
Menurutnya, toleransi dan persatuan harus tetap dijunjung tinggi agar pelaksanaan Pilkada berjalan damai, rukun, sejuk, dan sejahtera. FKUB berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk mengokohkan nilai-nilai toleransi di masyarakat Bojonegoro.
Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 50 peserta, termasuk pengurus FKUB, Generasi Musa Lintas Agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda dari berbagai latar belakang. Partisipasi generasi Z dalam kegiatan ini menambah semangat persatuan antar generasi untuk bersama-sama mendukung terciptanya Pilkada yang damai.
Melalui seruan ini, FKUB Bojonegoro mengajak semua pihak untuk menyukseskan Pilkada dengan menjunjung asas demokrasi yang sehat, toleran, dan penuh kedamaian demi terwujudnya Bojonegoro yang harmonis dan sejahtera. (*/tih)
Editor : Hakam Alghivari