BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ), BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota di Jatim.
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kota/Kabupaten dan DPMD Kota/Kabupaten se-Jatim. Perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yaitu Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Djoko Lukito dan Kepala DPMD Bojonegoro Machmuddin. Serta, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Rd Edi Sasono.
Adapun tiga kabupaten/kota menerima penghargaan Pemerintah Daerah (Pemda) Terbaik Tingkat Provinsi Jatim kategori pertumbuhan UCJ segmen Penerima Upah dan Bukan Penerima Upah Periode Desember 2023 hingga Oktober 2024. Peringkat 1 diraih Pemkab Bojonegoro, Peringkat 2 Pemkot Surabaya, dan Peringkat 3 Pemkab Banyuwangi.
Lalu, tiga penerima penghargaan Pemda Terbaik Tingkat Provinsi Jatim kategori pertumbuhan cakupan Jamsostek Ekosistem Desa pada Segmen Penerima upah periode Desember 2023 hingga November 2024 meliputi Peringkat 1 Pemkab Sidoarjo, Peringkat 2 Pemkab Mojokerto, dan Pemkab Bojonegor meraih Peringkat 3.
Kemudian, tiga penerima penghargaa Desa Terbaik Tingkat Provinsi Jatim dengan kategori cakupan kepesertaan Jamsostek di ekosistem Desa terdiri atas Peringkat 1 Desa Tulungrejo, Kota Batu; Peringkat 2 Desa Dolokgede, Kabupaten Bojonegoro; dan Peringkat 3 Desa Sumberarum, Kabupaten Tuban.
Tujuan diberikan penghargaan sebagai salah satu bentuk wujud kepedulian Pemprov Jatim kepada Pemkab/Pemkot yang memberikan kepastian perlindungan jamsostek akibat risiko kecelakaan kerja dan kematian.
’’Sehingga, harapannya dalam bekerja atau beraktivitas lebih produktif, kerja keras, dan bebas cemas. Karena sudah ada yang siap menjamin biaya pengobatan dan santunannya,” ungkap Kepala BPJamsostek Cabang Bojonegoro Rd Edi Sasono.
Edi menambahkan, pada Oktober 2024, Pemkab Bojonegoro juga menyabet penghargaan dari Kantor Wilayah BPJamsostek Jatim. Yaknis, sebagai pemda yang memberikan perlindungan jamsostek bagi pekerja rentan terbesar se-Provinsi Jatim tahun 2024.
Pada 2024, Pemkab Bojonegoro sudah memberikan perlindungan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sebesar 193.379 peserta BPJamsostek melalui APBD-P 2024. Peserta meliputi pekerja rentan/pekerja bukan penerima upah (mandiri,informal) dan penerima insentif daerah (Guru PAUD Formal & Non Formal, Ketua RT/RW,Linmas,marbot,guru ngaji, monita, kader desa). (*/bgs)
Editor : Hakam Alghivari