RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Masyarakat Desa Soko, Kecamatan Temayang, mengapresiasi program pembangunan infrastruktur yang diberikan Pemkab Bojonegoro. Hal ini berdampak positif bagi warga dalam mempererat kegiatan sosial.
Salah satunya pembangunan jembatan yang berdiri kokoh di empat titik desa tersebut. Yakni, jembatan penghubung antardusun di Desa Soko. Juga, penghubung antardesa (Desa Soko dengan Desa Kalimati, Kecamatan Temayang).
Saat ini jembatan telah dimanfaatkan masyarakat untuk akses keperluan sehari-hari.
Desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Nganjuk tersebut mempunyai beberapa wilayah dusun yang terpisahkan sungai. Sebelum adanya jembatan, membuat kegiatan interaksi sosial masyarakat terhambat. Apalagi ketika musim hujan tiba, akses warga dari dusun satu ke dusun lain sangat terbatas.
Rofi'i warga Dusun Glingsem, Desa Soko, Kecamatan Temayang mengatakan, sebelum adanya jembatan masyarakat hanya tersentralisasi di dusunnya masing-masing karena akses yang sulit. Setelah terbangun empat jembatan, masyarakat menjadi lebih leluasa bepergian juga kegiatan sosial.
"Sekarang, setelah adanya penghubung jembatan masyarakat tidak tersentral di dusunnya masing-masing," ungkapnya.
Dia menambahkan, sosial keagamaan pun juga ikut berpengaruh positif. Kegiatan seperti tujuh hari pasca terdapat warga yang meninggal, sebelum ada jembatan kerabat dari Dusun seberang kesulitan untuk datang. Setelah terbangun infrastruktur jembatan, kedatangan kerabat dari dusun seberang lebih mudah.
"Dari sosial keagamaan sangat terasa pengaruhnya. Selain itu, dari segi kepemudaan dan beberapa lainnya juga sangat berpengaruh," pungkasnya. (kam/cho)
Editor : Hakam Alghivari