RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pembangunan kawasan Thamrin yang disulap bak Malioboronya Kabupaten Bojonegoro disambut antusias dari berbagai kalangan. Puncak ramai terjadi setiap akhir pekan atau malam Minggu.
Pembangunan ini dinilai menjadi kekuatan ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Banyak masyarakat luar tertarik membuka pintu rejekinya di kawasan tersebut.
Bahkan, warga sekitar turut senang dengan perubahan kawasan Thamrin yang ada di Kelurahan Ledok Wetan tersebut.
Sri Hartatik, warga sekitar yang telah membuka toko kelontong jauh sebelum dibangunnya kawasan tersebut juga merasakan dampak yang positif pasca pembangunan. Menurutnya, dengan kawasan Thamrin yang sekarang pendapatan toko kelontongnya menjadi naik drastis dibanding sebelum.
"Dulu sebelum dibangun sepi, sekarang alhamdulillah ramai. Jadi pembeli juga banyak. Puncaknya (ramai) saat akhir pekan atau malam Minggu," ungkapnya.
Pedagang lain, Siti Sundari juga merasakan dampak positif dengan pembangunan kawasan Thamrin. Sebelumnya, pedagang lontong sayur tersebut hanya berjualan di sekolah. Saat ini membuka lapak di kawasan Thamrin ini.
Menurutnya, berjualan di kawasan Thamrin sudah berjalan setahun. Penghasilan pun meningkat dari sebelumnya karena kawasan tersebut lebih ramai pembeli.
"Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Adanya pembangunan ini sangat membantu masyarakat sekitar dalam peningkatan ekonomi para pedagang," pungkasnya. (kam/cho)
Editor : Hakam Alghivari