23.7 C
Bojonegoro
Saturday, June 3, 2023

Salurkan Bantuan di Titik Banjir

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Banjir menjadi problem tahunan di sejumlah wilayah di Kota Soto. Berdasarkan data BPBD Lamongan, terdapat 59 Desa didelapan kecamatan yang terendam banjir. Rinciannya sebanyak 6.627 rumah, 55 sekolah, 22 tempat ibadah, tujuh fasilitas kesehatan, dan 8.424 sawah tambah terendam banjir. Yakni dengan ketinggian air antara 16 centimeter (cm) hingga 75 cm.

Pemkab Lamongan telah menyalurkan bantuan sebanyak 6.500 paket sembako dan 70 ton beras bagi warga terdampak banjir, kemarin (25/2). Meliputi sejumlah titik di Kecamatan Turi, Kalitengah, Karangbinangun, Deket, Glagah, Karanggeneng, Babat, dan Laren .

‘’Dengan tujuan, bantuan tersebut untuk meringankan beban para korban banjir,’’ tutur Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Ini menjadi kegiatan konkrit, sebagai bentuk kepedulian dari Pemkab Lamongan. Sehingga, dengan bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga yang terdampak banjir.

‘’Selain sinergi dengan Pemprov Jatim dan BBWS, kita juga melaksanakan sinergi dengan Kementrian PUPR,’’ ucap Bupati Yes.

- Advertisement -

Beberapa koordinasi telah dilakukan, tujuannya untuk mempercepat penanganan banjir. Beberapa langkah telah dilakukan. Salah satunya dengan memperlancar saluran air, memberikan bantuan bahan pokok, bantuan alat transportasi perahu, dan pelayanan kesehatan.

‘’Kita bersama-sama terus semangat dan berdedikasi, sehingga banjir ini bisa segera diatasi,’’ ujar Bupati Yes.

Plt Kepala pelaksana BPBD Lamongan Dianto Hari Wibowo menjelaskan, bantuan pertama kali sudah disalurkan sebanyak 1.200 paket dan 17 ton beras di Kecamatan Deket. Selanjutnya, pihaknya menyalurkan lagi bantuan secara bertahap sebanyak 6.500 paket dan 70 ton beras.

‘’Kini sudah melaksanakan beberapa upaya penanganan. Di antaranya pengarahan pompa air, juga melakukan pembangunan pos kesehatan di setiap kecamatan,’’ terangnya. (mal/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Banjir menjadi problem tahunan di sejumlah wilayah di Kota Soto. Berdasarkan data BPBD Lamongan, terdapat 59 Desa didelapan kecamatan yang terendam banjir. Rinciannya sebanyak 6.627 rumah, 55 sekolah, 22 tempat ibadah, tujuh fasilitas kesehatan, dan 8.424 sawah tambah terendam banjir. Yakni dengan ketinggian air antara 16 centimeter (cm) hingga 75 cm.

Pemkab Lamongan telah menyalurkan bantuan sebanyak 6.500 paket sembako dan 70 ton beras bagi warga terdampak banjir, kemarin (25/2). Meliputi sejumlah titik di Kecamatan Turi, Kalitengah, Karangbinangun, Deket, Glagah, Karanggeneng, Babat, dan Laren .

‘’Dengan tujuan, bantuan tersebut untuk meringankan beban para korban banjir,’’ tutur Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Ini menjadi kegiatan konkrit, sebagai bentuk kepedulian dari Pemkab Lamongan. Sehingga, dengan bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga yang terdampak banjir.

‘’Selain sinergi dengan Pemprov Jatim dan BBWS, kita juga melaksanakan sinergi dengan Kementrian PUPR,’’ ucap Bupati Yes.

- Advertisement -

Beberapa koordinasi telah dilakukan, tujuannya untuk mempercepat penanganan banjir. Beberapa langkah telah dilakukan. Salah satunya dengan memperlancar saluran air, memberikan bantuan bahan pokok, bantuan alat transportasi perahu, dan pelayanan kesehatan.

‘’Kita bersama-sama terus semangat dan berdedikasi, sehingga banjir ini bisa segera diatasi,’’ ujar Bupati Yes.

Plt Kepala pelaksana BPBD Lamongan Dianto Hari Wibowo menjelaskan, bantuan pertama kali sudah disalurkan sebanyak 1.200 paket dan 17 ton beras di Kecamatan Deket. Selanjutnya, pihaknya menyalurkan lagi bantuan secara bertahap sebanyak 6.500 paket dan 70 ton beras.

‘’Kini sudah melaksanakan beberapa upaya penanganan. Di antaranya pengarahan pompa air, juga melakukan pembangunan pos kesehatan di setiap kecamatan,’’ terangnya. (mal/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lebih Suka Belajar Bersama

Terus Bersinergi dengan Media


/