alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Pemkab Bojonegoro Bakal Bangun Dua Flyover

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Bojonegoro bakal memiliki dua flyover baru. Lokasinya di Kelurahan Jetak dan Proliman Kapas. Pembangunan Flyover Jetak dijadwalkan tahun depan. Sedangkan Flyover Proliman 2024 mendatang.

 

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro Retno Wulandari menjelaskan, flyover atau jalan layang itu saat ini masih tahapan Detail Engineering Design (DED). Tahun lalu sudah dilakukan feasibility study (FS). ‘’Pembangunannya bisa dimulai tahun depan,’’ ungkapnya Selasa (24/5).

 

 

Flyover berlokasi di Kelurahan Jetak. Tepatnya di Jalan Bojonegoro-Cepu. Flyover itu akan melintang dari utara ke selatan menyeberangi rel kereta api dan perumahan warga. ‘’Panjangnya sekitar 500 meter,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Lamongan Jamin Kesehatan Semua Warga

 

 

Flyover itu dibangun memecah arus lalu lintas di Jalan HOS Cokro Aminoto. Salah satunya mengurangi banyaknya pengendara melintas di perlintasan kereta api. Sehingga, masyarakat menyeberang perlintasan rel kereta api bisa berkurang.

 

 

Selain DED, tahun ini juga akan dilakukan pembebasan lahan. Sebab, flyover itu nantinya akan melintas cukup panjang. Sehingga, lahan-lahan dilalui perlu dibebaskan. Juga untuk membuat akses jalan baru. Sebab, flyover tidak langsung menembus Jalan HOS Cokro Aminoto. Sehingga, harus dibuatkan akses jalan baru agar bisa sampai di jalan utama.

 

 

Selain bertujuan memecah arus lalu lintas, lanjut Retno, flyover juga bertujuan megembangkan kasawasan selatan. Sehingga, wilayah Bojonegoro bagian selatan perekonomian bisa terus meningkat. ‘’Perekonomian di wilayah selatan diharapkan bisa lebih berkembang,’’ jelasnya.

Baca Juga :  MA Gratis Ditarget Tahun Ajaran Baru

 

 

Selain Flyover Jetak, Pemkab Bojonegoro juga merencanakan pembangunan flyover di Proliman Kapas. Tahun ini Flyover Proliman masih dalam tahapan FS. Sehingga, yang akan dibangun lebih dulu adalah Flyover Jetak. ‘’Kalau Jetak tahun ini sudah DED. Jadi, akan dibangun lebih dulu,’’ pungkas Retno. (*)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Bojonegoro bakal memiliki dua flyover baru. Lokasinya di Kelurahan Jetak dan Proliman Kapas. Pembangunan Flyover Jetak dijadwalkan tahun depan. Sedangkan Flyover Proliman 2024 mendatang.

 

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro Retno Wulandari menjelaskan, flyover atau jalan layang itu saat ini masih tahapan Detail Engineering Design (DED). Tahun lalu sudah dilakukan feasibility study (FS). ‘’Pembangunannya bisa dimulai tahun depan,’’ ungkapnya Selasa (24/5).

 

 

Flyover berlokasi di Kelurahan Jetak. Tepatnya di Jalan Bojonegoro-Cepu. Flyover itu akan melintang dari utara ke selatan menyeberangi rel kereta api dan perumahan warga. ‘’Panjangnya sekitar 500 meter,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Airlangga Pimpin KIB Kalimantan Sukseskan Pembangunan IKN

 

 

Flyover itu dibangun memecah arus lalu lintas di Jalan HOS Cokro Aminoto. Salah satunya mengurangi banyaknya pengendara melintas di perlintasan kereta api. Sehingga, masyarakat menyeberang perlintasan rel kereta api bisa berkurang.

 

 

Selain DED, tahun ini juga akan dilakukan pembebasan lahan. Sebab, flyover itu nantinya akan melintas cukup panjang. Sehingga, lahan-lahan dilalui perlu dibebaskan. Juga untuk membuat akses jalan baru. Sebab, flyover tidak langsung menembus Jalan HOS Cokro Aminoto. Sehingga, harus dibuatkan akses jalan baru agar bisa sampai di jalan utama.

 

 

Selain bertujuan memecah arus lalu lintas, lanjut Retno, flyover juga bertujuan megembangkan kasawasan selatan. Sehingga, wilayah Bojonegoro bagian selatan perekonomian bisa terus meningkat. ‘’Perekonomian di wilayah selatan diharapkan bisa lebih berkembang,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Jurnal Software by Mekari, Rekomendasi Untuk Pembukuan Terbaik

 

 

Selain Flyover Jetak, Pemkab Bojonegoro juga merencanakan pembangunan flyover di Proliman Kapas. Tahun ini Flyover Proliman masih dalam tahapan FS. Sehingga, yang akan dibangun lebih dulu adalah Flyover Jetak. ‘’Kalau Jetak tahun ini sudah DED. Jadi, akan dibangun lebih dulu,’’ pungkas Retno. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/