alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Hasil Panen Padi Bojonegoro Terus Meningkat

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Hasil pertanian padi di Bojonegoro terus meningkat. Tahun lalu luas areal panen padi mencapai 152.872 haktare. Jumlah itu naik dibanding 2020 yang mencapai 150.664 hektare. Tahun ini ditargetkan luasa areal panen jauh lebih banyak.

 

‘’Setiap tahun hasil panen padi selalu meningkat,’’ ungkap Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura (DKPP) Bojonegoro Imam Nurhamid Arifin Senin (23/22).

 

Tahun ini hasil pertanian padi di Bojonegoro ditargetkan mencapai 153.250 hektare. Target itu optimistis tercapai karena lahan di Bojonegoro sangat mendukung. Sistem pengairan juga mendukung hasil panen bisa melimpah.

 

Imam menjelaskan, tidak semua lahan di Bojonegoro memiliki irigasi yang bagus. Namun, areal lahan yang irigasinya bagus cukup banyak. Diantaranya lahan pertanian di bantaran Bengawan Solo. Lahan itu membentang dari Margomulyo sampai Baureno.

Baca Juga :  Buka Cabang Di Amsterdam, Ekspansi BNI dipuji DPR

 

‘’Belum lagi di sepanjang aliran Kali Pacal,’’ jelasnya.

 

Lahan-lahan itu, lanjut Imam, bisa panen padi setahun penuh. Sebab, ketersediaan air sangat mencukupi untuk melakukan tanam padi.

 

Menurut Imam, hasil pertanian di Bojonegoro selalu diurutan tiga besar Jawa Timur (Jatim). Tahun 2021 lalu Bojonegoro memperoleh ranking tiga penghasil padi terbesar di Jatim. Bojonegoro juga pernah mendapatkan predikat nomor 1 penghasil padi terbanyak Jatim.

 

‘’Hasil produksi padi Bojonegoro selalu tinggi,’’ jelasnya.

 

Imam melanjutkan, kualitas padi asal Bojonegoro juga bagus. Bahkan, banyak pembeli gabah dari luar daerah yang banyak mencari gabah di Bojonegoro.

 

‘’Kami yakin tahun ini luas areal panen padi bisa tercapai,’’ terangnya. (*)

Baca Juga :  Mendag Pacu Kerja Sama Ekonomi Digital ASEAN-AS Untuk Berdayakan UMKM

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Hasil pertanian padi di Bojonegoro terus meningkat. Tahun lalu luas areal panen padi mencapai 152.872 haktare. Jumlah itu naik dibanding 2020 yang mencapai 150.664 hektare. Tahun ini ditargetkan luasa areal panen jauh lebih banyak.

 

‘’Setiap tahun hasil panen padi selalu meningkat,’’ ungkap Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura (DKPP) Bojonegoro Imam Nurhamid Arifin Senin (23/22).

 

Tahun ini hasil pertanian padi di Bojonegoro ditargetkan mencapai 153.250 hektare. Target itu optimistis tercapai karena lahan di Bojonegoro sangat mendukung. Sistem pengairan juga mendukung hasil panen bisa melimpah.

 

Imam menjelaskan, tidak semua lahan di Bojonegoro memiliki irigasi yang bagus. Namun, areal lahan yang irigasinya bagus cukup banyak. Diantaranya lahan pertanian di bantaran Bengawan Solo. Lahan itu membentang dari Margomulyo sampai Baureno.

Baca Juga :  Proyek Trotoar & Drainase Terkendala Kabel dan Pipa

 

‘’Belum lagi di sepanjang aliran Kali Pacal,’’ jelasnya.

 

Lahan-lahan itu, lanjut Imam, bisa panen padi setahun penuh. Sebab, ketersediaan air sangat mencukupi untuk melakukan tanam padi.

 

Menurut Imam, hasil pertanian di Bojonegoro selalu diurutan tiga besar Jawa Timur (Jatim). Tahun 2021 lalu Bojonegoro memperoleh ranking tiga penghasil padi terbesar di Jatim. Bojonegoro juga pernah mendapatkan predikat nomor 1 penghasil padi terbanyak Jatim.

 

‘’Hasil produksi padi Bojonegoro selalu tinggi,’’ jelasnya.

 

Imam melanjutkan, kualitas padi asal Bojonegoro juga bagus. Bahkan, banyak pembeli gabah dari luar daerah yang banyak mencari gabah di Bojonegoro.

 

‘’Kami yakin tahun ini luas areal panen padi bisa tercapai,’’ terangnya. (*)

Baca Juga :  Golkar Tegaskan Dukung Pemilu 2024 Sesuai Jadwal

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/