alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Aplikasi Stok Barang: Kapan Perlu Kontrol Stok Barang dan 4 Alasan Pentingnya

HAL yang harus diperhatikan ketika Anda membuka suatu usaha baru adalah menjalankan bisnisnya dengan baik dengan mengelola usaha secara tepat. Mengelola usaha dilakukan dengan mengelola keuangan, mengelola stok stok, mengelola sumber daya manusia hingga mengelola aset.

 

Apa itu Kontrol Stok Barang?

Kontrol atau pengendalian stok adalah usaha yang dilakukan perusahaan dalam menyediakan barang kebutuhan untuk proses produksi.

 

Tujuannya, agar proses produksi bisa terpenuhi secara optimal dan proses produksi berjalan lancar hingga mengurangi resiko kekurangan barang. Inventory stok sendiri harus dilakukan dengan seimbang.

 

Jika persediaan terlalu besar maka beban biaya untuk menyimpan atau menjaga persediaan juga akan tinggi.

 

Sebaliknya jika persediaan terlalu kecil maka pengiriman barang yang telah disepakati dengan konsumen akan terhambat.

 

Tujuan adanya pengendalian inventaris ini untuk memaksimalkan penggunaan persediaan perusahaan hingga bisa mendapatkan keuntungan.

 

Tujuan Kontrol stok

Selain manfaat, kontrol stok memiliki beberapa tujuan. Tujuan dilakukannya kontrol stok tidak hanya untuk mengetahui persediaan perusahaan saja, tapi juga dapat dilakukan untuk kas, aktiva, piutang, dan hutang.

 

Tujuan dari kontrol stok adalah untuk mengetahui kebenaran catatan dalam pembukuan perusahaan, yang mana termasuk salah satu fungsi untuk Sistem Pengendalian Intern (SPI). Melalui kegiatan ini maka akan diketahui keadaan yang terjadi antara catatan pembukuan dan persediaan fisik yang ada.

 

Pada beberapa perusahaan kontrol stok dilakukan untuk persediaan barang dan kas, sedangkan kontrol stok pada perusahaan manufaktur dilakukan untuk persediaan bahan baku, bahan penolong, barang setengah jadi, dan barang jadi.

 

Petugas yang ditunjuk untuk melakukan kontrol stok biasanya adalah petugas audit yang bukan personel pencatat persediaan dari internal perusahaan. Sehingga dilakukan secara independen dengan harapan memberikan hasil yang benar-benar akurat.

 

Jika terdapat selisih saat selesai dilakukan kontrol stok, maka perlakuan selisih ini disesuaikan dengan kebijakan perusahaan. Untuk selisih kurang, kekurangannya dapat dibebankan pada perusahaan sehingga dibuat jurnal penyesuaian.

 

Tapi jika peraturan perusahaan mewajibkan petugas di bagian persediaan mengganti kekurangan tersebut, maka jurnal penyesuaian tidak perlu dibuat. Kecuali jika harga penggantian berbeda dengan harga pokok persediaan. Jika pada persediaan barang atau kas terjadi selisih lebih maka harus dilakukan pengecekan ulang, untuk mengetahui adanya kemungkinan ada transaksi yang belum dicatat.

 

Kapan Kontrol stok Dilakukan?

Untuk pertanyaan ini, jawabannya adalah tergantung dari kebijakan perusahaan yang sudah disetujui. Umumnya periode untuk melakukan kontrol stok dilakukan dalam periode tahunan, per kuartal (4 bulan), triwulan (3 bulan), bahkan ada yang setiap bulan sekali.

 

Tetapi kebanyakan perusahaan melakukan kontrol stok adalah per kuartal atau triwulan, karena memang proses kontrol stok membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Selain itu, para petugas juga harus memeriksa secara detail semua barang dan beserta kondisinya.

 

Alasan Pentingnya Rutin Melakukan Stok Kontrol

Pengelolaan barang atau kontrol stok menjadi salah satu hal yang penting yang harus dikelola dengan baik karena sangat mempengaruhi biaya yang akan dikeluarkan pebisnis. Berikut alasan mengapa kontrol stok persediaan sangat penting dilakukan.

 

  1. Menghemat Waktu dan Uang

Keuntungan pertama melakukan kontrol persediaan barang adalah dapat menghemat waktu bekerja karena Anda memerlukan waktu tambahan untuk melakukan penghitungan ulang. Sistem ini akan mencatat seluruh barang yang keluar dan masuk sesuai dengan catatan Anda.

Baca Juga :  Pemerintah Dukung bagi Investasi Pengembangan Industri Kedirgantaraan

Selain waktu, Anda juga dapat menghemat uang, karena Anda akan mudah untuk mengetahui produk mana saja yang masih ada persediaannya dan lambat terjual sehingga intensitas produksi produk tersebut dapat Anda turunkan.

 

  1. Mampu Mengatur Gudang

Sistem pengontrolan yang baik akan membantu Anda mengatur persediaan barang dalam gudang. Ketika barang yang ada di dalam gudang tidak teratur, Anda akan sulit mencari persediaan barang yang akan Anda butuhkan. Sehingga Anda pun kesulitan untuk menghitung jumlah stok persediaan belanja bahan baku untuk proses produksi selanjutnya.

 

  1. Meningkatkan Efisiensi Perusahaan

Dengan melakukan kontrol stok persediaan, Anda juga dapat menggunakan beberapa perangkat yang akan membantu proses kontrol tersebut seperti barcode scanner atau aplikasi stok barang. Kedua perangkat tersebut dapat membantu Anda untuk mempercepat proses pencatatan produk sehingga waktu yang Anda miliki dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan lain.

 

  1. Meningkatkan akurasi pesanan stok barang

Kontrol stok persediaan akan membantu Anda dalam berbelanja barang-barang apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan Anda sehingga tidak terjadi kekurangan bahan baku.

Meskipun Nampak sederhana, mengelola stok tidaklah mudah seperti menghitung saldo, menentukan harga pokok, menjual dan lain sebagainya. Dibutuhkan beberapa langkah yang valid dan perhitungan yang detail untuk mendapatkan hasil optimal. Berikut langkah-langkah kontrol persediaan barang.

  • Stok Barang Risiko Hilang Tinggi

Pada dasarnya dalam melakukan kontrol stok persediaan, Anda harus mengelompokkan item barang apa saja yang beresiko tinggi untuk hilang. Misalnya barang yang mudah disembunyikan.

  • Stok Barang Harga Mahal

Selain barang yang mudah disembunyikan, barang dengan harga jual mahal juga akan mudah hilang terlebih jika ukurannya kecil. Karena itu Anda harus dapat mengantisipasinya agar tidak hilang dengan cara melakukan kontrol stok persediaan secara rutin.

  • Stok Barang Terjual

Mengontrol stok yang telah habis terjual harus dilakukan setiap hari karena meminimalisir barang yang hilang ataupun luput dari pencatatan. Selain itu, pengontrolan seperti ini juga berfungsi untuk menyamakan perhitungan dari catatan sebelumnya dengan fisik barang yang ada di toko Anda.

  • Stok Barang dengan Sistem Acak

Barang datang yang selalu berubah-ubah dari bentuk hingga harga membuat hal tersebut harus selalu dimasukkan ke dalam stok. Tanpa adanya pengontrolan stok, hal tersebut akan sangat membingungkan. Oleh karena itu, kontrol stok persediaan harus dilakukan secara rutin sehingga tidak merugikan perusahaan maupun pelanggan Anda.

  • Stok Barang Restan

Barang-barang yang tidak laku dijual harus dikontrol dengan lebih teliti untuk menghindari kehilangan. Karena barang restan biasanya luput dari pencatatan.

 

Cara Mudah Mengontrol Stok Barang

Salah satu hal yang harus diperhatikan pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya adalah mengelola dan mengontrol persediaan barang. Stok barang atau inventory ini harus dikelola dengan baik karena akan mempengaruhi cost yang dikeluarkan pelaku usaha.

 

Mengelola stok barang memang bukan pekerjaan yang mudah. Meskipun nampak sederhana, seperti hanya membeli, men-stok, menghitung saldo, merakit, menentukan harga pokok, menjual, dan menghitung saldo akhir, namun untuk mendapatkan hasil yang valid dibutuhkan perhitungan yang detail. Di bawah ini adalah beberapa langkah mudah untuk mengontrol stok barang di bidang usaha retail/toko:

 

  1. Stok barang dengan resiko hilang yang tinggi

Anda harus mengelompokkan item barang apa saja yang rentan hilang. Pastikan bahwa barang tersebut memiliki resiko hilang yang tinggi, seperti barang-barang yang kecil yang mudah dibawa atau disembunyikan. Biasanya barang tersebut luput dari pantauan cctv atau penjaga toko. Dengan mengelompokkan barang yang rentan hilang maka dapat menghindarkan terjadinya selisih dengan barang lain.

Baca Juga :  Deviden untuk Membangun Lamongan

 

  1. Stok barang mahal

Bisa dipastikan jika barang yang berharga mahal akan mudah hilang, terlebih jika ukurannya kecil. Karena itu Anda harus dapat mengantisipasinya agar tidak hilang, mengingat barang mahal akan menentukan kelangsungan bisnis Anda. Untuk itu Anda harus mengontrol stok tersebut secara rutin.

 

  1. Stok barang terjual

Mengontrol stok terjual harus dilakukan setiap hari untuk mengetahui jika ada barang yang hilang atau tidak tercatat. Stok opname juga harus dijalankan setiap hari untuk menyamakan perhitungan dari catatan barang terjual dengan fisik barang yang ada di toko. Pada umumnya stok opname dilakukan sebulan sekali yaitu pada saat barang baru diterima toko.

 

  1. Stok barang dengan sistem acak

Barang yang selalu berganti-ganti, biasanya dari segi harga atau bentuk harus dimasukkan ke dalam stok. Umumnya barang-barang dalam kelompok ini adalah barang yang masuk dalam promosi merek. Misalnya: pada bulan ini harga minyak goreng Rp. 35.000, dan pada bulan selanjutnya ada promo seharga Rp. 30.000, tapi di bulan berikutnya harga minyak sudah berubah seperti pada bulan sebelumnya. Tanpa adanya pencatatan stok yang akurat, hal tersebut akan sangat membingungkan. Kesalahan pencatatn tidak hanya akan merugikan usaha, tapi juga konsumen.

  1. Stok barang restan

Stok barang restan adalah barang yang tidak laku atau tidak dipajang. Barang-barang tersebut harus dikontrol dengan teliti untuk menghindari kehilangan dan tidak tercatat.

 

Gunakan Aplikasi Stok Barang untuk Kontrol Stok Barang Jadi Mudah

Untuk melakukan penghitungan dan pencatatan stok barang dibutuhkan sistem yang memadai berupa aplikasi stok barang. Dengan menggunakan aplikasi, maka mengontrol stok akan menjadi lebih mudah. Sistem pada aplikasi memiliki field yang akan mempermudah user dimana hanya dengan menginput data maka sistem yang akan mengolahnya.

Pada umumnya aplikasi stok barang atau stok sudah dilengkapi dengan fasilitas pencatatan data inventory dengan informasi saldo, pajak, satuan pengukuran, termin pembayaran, metode HPP, form pembelian dan penjualan, form pencatatan jurnal penyesuaian, form perakitan, dan penguraian.

Fitur lain yang juga sangat penting dimiliki adalah form stock opname, buku besar barang, laporan pendukung, dan analisa manajemen persediaan. Aplikasi ini tidak hanya berfungsi untuk mengontrol stock barang, tapi juga terintegrasi dengan bagian lain seperti accounting, purchasing, receivable, payable, kasir, dan sebagainya.

Gunakan aplikasi bisnis yang mengakomodasi semua kebutuhan pengendalian persediaan stok barang jualan Anda seperti aplikasi stok barang dan penjualan yang merupakan produk keluaran Jurnal by Mekari.

Jurnal by Mekari adalah sebuah aplikasi akuntansi online berbasis cloud untuk mengatur sistem pembukuan yang lebih baik bagi pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang dapat diakses di mana pun dan kapan pun.

Jurnal juga dapat menghubungkan business owner dengan akuntan profesional yang akan membantu pebisnis untuk mengelola dan merangkai rencana keuangan mereka serta menghemat waktu dari proses administrasi dan operasional dengan harga efisien, cepat, dan efektif sehingga mereka dapat lebih fokus dalam mengembangkan usahanya. (*)

 

Yuk pakai Jurnal

HAL yang harus diperhatikan ketika Anda membuka suatu usaha baru adalah menjalankan bisnisnya dengan baik dengan mengelola usaha secara tepat. Mengelola usaha dilakukan dengan mengelola keuangan, mengelola stok stok, mengelola sumber daya manusia hingga mengelola aset.

 

Apa itu Kontrol Stok Barang?

Kontrol atau pengendalian stok adalah usaha yang dilakukan perusahaan dalam menyediakan barang kebutuhan untuk proses produksi.

 

Tujuannya, agar proses produksi bisa terpenuhi secara optimal dan proses produksi berjalan lancar hingga mengurangi resiko kekurangan barang. Inventory stok sendiri harus dilakukan dengan seimbang.

 

Jika persediaan terlalu besar maka beban biaya untuk menyimpan atau menjaga persediaan juga akan tinggi.

 

Sebaliknya jika persediaan terlalu kecil maka pengiriman barang yang telah disepakati dengan konsumen akan terhambat.

 

Tujuan adanya pengendalian inventaris ini untuk memaksimalkan penggunaan persediaan perusahaan hingga bisa mendapatkan keuntungan.

 

Tujuan Kontrol stok

Selain manfaat, kontrol stok memiliki beberapa tujuan. Tujuan dilakukannya kontrol stok tidak hanya untuk mengetahui persediaan perusahaan saja, tapi juga dapat dilakukan untuk kas, aktiva, piutang, dan hutang.

 

Tujuan dari kontrol stok adalah untuk mengetahui kebenaran catatan dalam pembukuan perusahaan, yang mana termasuk salah satu fungsi untuk Sistem Pengendalian Intern (SPI). Melalui kegiatan ini maka akan diketahui keadaan yang terjadi antara catatan pembukuan dan persediaan fisik yang ada.

 

Pada beberapa perusahaan kontrol stok dilakukan untuk persediaan barang dan kas, sedangkan kontrol stok pada perusahaan manufaktur dilakukan untuk persediaan bahan baku, bahan penolong, barang setengah jadi, dan barang jadi.

 

Petugas yang ditunjuk untuk melakukan kontrol stok biasanya adalah petugas audit yang bukan personel pencatat persediaan dari internal perusahaan. Sehingga dilakukan secara independen dengan harapan memberikan hasil yang benar-benar akurat.

 

Jika terdapat selisih saat selesai dilakukan kontrol stok, maka perlakuan selisih ini disesuaikan dengan kebijakan perusahaan. Untuk selisih kurang, kekurangannya dapat dibebankan pada perusahaan sehingga dibuat jurnal penyesuaian.

 

Tapi jika peraturan perusahaan mewajibkan petugas di bagian persediaan mengganti kekurangan tersebut, maka jurnal penyesuaian tidak perlu dibuat. Kecuali jika harga penggantian berbeda dengan harga pokok persediaan. Jika pada persediaan barang atau kas terjadi selisih lebih maka harus dilakukan pengecekan ulang, untuk mengetahui adanya kemungkinan ada transaksi yang belum dicatat.

 

Kapan Kontrol stok Dilakukan?

Untuk pertanyaan ini, jawabannya adalah tergantung dari kebijakan perusahaan yang sudah disetujui. Umumnya periode untuk melakukan kontrol stok dilakukan dalam periode tahunan, per kuartal (4 bulan), triwulan (3 bulan), bahkan ada yang setiap bulan sekali.

 

Tetapi kebanyakan perusahaan melakukan kontrol stok adalah per kuartal atau triwulan, karena memang proses kontrol stok membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Selain itu, para petugas juga harus memeriksa secara detail semua barang dan beserta kondisinya.

 

Alasan Pentingnya Rutin Melakukan Stok Kontrol

Pengelolaan barang atau kontrol stok menjadi salah satu hal yang penting yang harus dikelola dengan baik karena sangat mempengaruhi biaya yang akan dikeluarkan pebisnis. Berikut alasan mengapa kontrol stok persediaan sangat penting dilakukan.

 

  1. Menghemat Waktu dan Uang

Keuntungan pertama melakukan kontrol persediaan barang adalah dapat menghemat waktu bekerja karena Anda memerlukan waktu tambahan untuk melakukan penghitungan ulang. Sistem ini akan mencatat seluruh barang yang keluar dan masuk sesuai dengan catatan Anda.

Baca Juga :  Kemendag Ubah Penghargaan Primaniyarta - Primaduta Respon Tren Global

Selain waktu, Anda juga dapat menghemat uang, karena Anda akan mudah untuk mengetahui produk mana saja yang masih ada persediaannya dan lambat terjual sehingga intensitas produksi produk tersebut dapat Anda turunkan.

 

  1. Mampu Mengatur Gudang

Sistem pengontrolan yang baik akan membantu Anda mengatur persediaan barang dalam gudang. Ketika barang yang ada di dalam gudang tidak teratur, Anda akan sulit mencari persediaan barang yang akan Anda butuhkan. Sehingga Anda pun kesulitan untuk menghitung jumlah stok persediaan belanja bahan baku untuk proses produksi selanjutnya.

 

  1. Meningkatkan Efisiensi Perusahaan

Dengan melakukan kontrol stok persediaan, Anda juga dapat menggunakan beberapa perangkat yang akan membantu proses kontrol tersebut seperti barcode scanner atau aplikasi stok barang. Kedua perangkat tersebut dapat membantu Anda untuk mempercepat proses pencatatan produk sehingga waktu yang Anda miliki dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan lain.

 

  1. Meningkatkan akurasi pesanan stok barang

Kontrol stok persediaan akan membantu Anda dalam berbelanja barang-barang apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan Anda sehingga tidak terjadi kekurangan bahan baku.

Meskipun Nampak sederhana, mengelola stok tidaklah mudah seperti menghitung saldo, menentukan harga pokok, menjual dan lain sebagainya. Dibutuhkan beberapa langkah yang valid dan perhitungan yang detail untuk mendapatkan hasil optimal. Berikut langkah-langkah kontrol persediaan barang.

  • Stok Barang Risiko Hilang Tinggi

Pada dasarnya dalam melakukan kontrol stok persediaan, Anda harus mengelompokkan item barang apa saja yang beresiko tinggi untuk hilang. Misalnya barang yang mudah disembunyikan.

  • Stok Barang Harga Mahal

Selain barang yang mudah disembunyikan, barang dengan harga jual mahal juga akan mudah hilang terlebih jika ukurannya kecil. Karena itu Anda harus dapat mengantisipasinya agar tidak hilang dengan cara melakukan kontrol stok persediaan secara rutin.

  • Stok Barang Terjual

Mengontrol stok yang telah habis terjual harus dilakukan setiap hari karena meminimalisir barang yang hilang ataupun luput dari pencatatan. Selain itu, pengontrolan seperti ini juga berfungsi untuk menyamakan perhitungan dari catatan sebelumnya dengan fisik barang yang ada di toko Anda.

  • Stok Barang dengan Sistem Acak

Barang datang yang selalu berubah-ubah dari bentuk hingga harga membuat hal tersebut harus selalu dimasukkan ke dalam stok. Tanpa adanya pengontrolan stok, hal tersebut akan sangat membingungkan. Oleh karena itu, kontrol stok persediaan harus dilakukan secara rutin sehingga tidak merugikan perusahaan maupun pelanggan Anda.

  • Stok Barang Restan

Barang-barang yang tidak laku dijual harus dikontrol dengan lebih teliti untuk menghindari kehilangan. Karena barang restan biasanya luput dari pencatatan.

 

Cara Mudah Mengontrol Stok Barang

Salah satu hal yang harus diperhatikan pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya adalah mengelola dan mengontrol persediaan barang. Stok barang atau inventory ini harus dikelola dengan baik karena akan mempengaruhi cost yang dikeluarkan pelaku usaha.

 

Mengelola stok barang memang bukan pekerjaan yang mudah. Meskipun nampak sederhana, seperti hanya membeli, men-stok, menghitung saldo, merakit, menentukan harga pokok, menjual, dan menghitung saldo akhir, namun untuk mendapatkan hasil yang valid dibutuhkan perhitungan yang detail. Di bawah ini adalah beberapa langkah mudah untuk mengontrol stok barang di bidang usaha retail/toko:

 

  1. Stok barang dengan resiko hilang yang tinggi

Anda harus mengelompokkan item barang apa saja yang rentan hilang. Pastikan bahwa barang tersebut memiliki resiko hilang yang tinggi, seperti barang-barang yang kecil yang mudah dibawa atau disembunyikan. Biasanya barang tersebut luput dari pantauan cctv atau penjaga toko. Dengan mengelompokkan barang yang rentan hilang maka dapat menghindarkan terjadinya selisih dengan barang lain.

Baca Juga :  Mendag Zulhas: Harga Sembako Stabil, Migor Curah Dikemas Sederhana

 

  1. Stok barang mahal

Bisa dipastikan jika barang yang berharga mahal akan mudah hilang, terlebih jika ukurannya kecil. Karena itu Anda harus dapat mengantisipasinya agar tidak hilang, mengingat barang mahal akan menentukan kelangsungan bisnis Anda. Untuk itu Anda harus mengontrol stok tersebut secara rutin.

 

  1. Stok barang terjual

Mengontrol stok terjual harus dilakukan setiap hari untuk mengetahui jika ada barang yang hilang atau tidak tercatat. Stok opname juga harus dijalankan setiap hari untuk menyamakan perhitungan dari catatan barang terjual dengan fisik barang yang ada di toko. Pada umumnya stok opname dilakukan sebulan sekali yaitu pada saat barang baru diterima toko.

 

  1. Stok barang dengan sistem acak

Barang yang selalu berganti-ganti, biasanya dari segi harga atau bentuk harus dimasukkan ke dalam stok. Umumnya barang-barang dalam kelompok ini adalah barang yang masuk dalam promosi merek. Misalnya: pada bulan ini harga minyak goreng Rp. 35.000, dan pada bulan selanjutnya ada promo seharga Rp. 30.000, tapi di bulan berikutnya harga minyak sudah berubah seperti pada bulan sebelumnya. Tanpa adanya pencatatan stok yang akurat, hal tersebut akan sangat membingungkan. Kesalahan pencatatn tidak hanya akan merugikan usaha, tapi juga konsumen.

  1. Stok barang restan

Stok barang restan adalah barang yang tidak laku atau tidak dipajang. Barang-barang tersebut harus dikontrol dengan teliti untuk menghindari kehilangan dan tidak tercatat.

 

Gunakan Aplikasi Stok Barang untuk Kontrol Stok Barang Jadi Mudah

Untuk melakukan penghitungan dan pencatatan stok barang dibutuhkan sistem yang memadai berupa aplikasi stok barang. Dengan menggunakan aplikasi, maka mengontrol stok akan menjadi lebih mudah. Sistem pada aplikasi memiliki field yang akan mempermudah user dimana hanya dengan menginput data maka sistem yang akan mengolahnya.

Pada umumnya aplikasi stok barang atau stok sudah dilengkapi dengan fasilitas pencatatan data inventory dengan informasi saldo, pajak, satuan pengukuran, termin pembayaran, metode HPP, form pembelian dan penjualan, form pencatatan jurnal penyesuaian, form perakitan, dan penguraian.

Fitur lain yang juga sangat penting dimiliki adalah form stock opname, buku besar barang, laporan pendukung, dan analisa manajemen persediaan. Aplikasi ini tidak hanya berfungsi untuk mengontrol stock barang, tapi juga terintegrasi dengan bagian lain seperti accounting, purchasing, receivable, payable, kasir, dan sebagainya.

Gunakan aplikasi bisnis yang mengakomodasi semua kebutuhan pengendalian persediaan stok barang jualan Anda seperti aplikasi stok barang dan penjualan yang merupakan produk keluaran Jurnal by Mekari.

Jurnal by Mekari adalah sebuah aplikasi akuntansi online berbasis cloud untuk mengatur sistem pembukuan yang lebih baik bagi pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang dapat diakses di mana pun dan kapan pun.

Jurnal juga dapat menghubungkan business owner dengan akuntan profesional yang akan membantu pebisnis untuk mengelola dan merangkai rencana keuangan mereka serta menghemat waktu dari proses administrasi dan operasional dengan harga efisien, cepat, dan efektif sehingga mereka dapat lebih fokus dalam mengembangkan usahanya. (*)

 

Yuk pakai Jurnal

Artikel Terkait

Most Read

Tuban Jadi Jujukan Traveler Dunia

Perbaikan Rumah Tak Layak Minim Anggaran

Terguling, Anggur Tumpah di Sawah

Artikel Terbaru


/