alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

PAIRSI Sebagai Organisasi Pertama Membantu Satuan Pengawasan Intern (SPI) Rumah Sakit

Sudalhar: PAIRSI Membantu Tata Kelola Rumah Sakit

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Manajerial rumah sakit akan semakin kuat dengan kehadiran auditor internal rumah sakit. Koordinasi bagus dengan auditor internal bisa membawa rumah sakit berjalan on the track dan memberi efisiensi serta ekonomis aspek keuangan.

Hal itu disampaikan Ketua Perhimpunan Auditor Internal Rumah Sakit Indonesia (PAIRSI) Ns. Sudalhar, M. Kep. Sekaligus milad kedua PAIRSI bertepatan 20 Mei 2022 dilaksanakan di Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya.

Menurut Sudalhar, PAIRSI sebagai organisasi pertama membantu satuan pengawasan intern (SPI) rumah sakit. Tujuannya mewujudkan dan memberikan nilai tambah kepada rumah sakit melalui audit berbasis risiko pada efektivitas.

Serta, memberi efisiensi dan ekonomis pada aspek keuangan, pengendalian internal, operasional pelayanan, serta audit khusus. ‘’Auditor internal rumah sakit sebagai perwujudan amanah UU Nomor 44 Tahun 2009, keberadaanya sangat diperlukan di rumah sakit,’’ kata pria juga menjabat ketua Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Bojonegoro itu.

Baca Juga :  Stok Beras Surplus, Cabai dan Telur Defisit

PAIRSI berdiri sesuai SK Menkumham RI dengan pengurus pusat di Surabaya. Terdapat 188 anggota terdiri SPI Rumah Sakit tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Selama dua tahun berdiri, menurut Sudalhar, SPI yang memiliki visi menjadi organisasi profesi SPI rumah sakit yang profesional dan terpercaya telah melaksanakan berbagai upaya. Antara lain kerja sama dengan BPKP, Irjen Kementerian, dan berbagai stakeholder.
Juga, upaya peningkatan kompetensi anggota dengan pelaksanaan bimtek audit dan workshop penyusunan standard charter SPI. Panduan audit dan SPO audit, kode etik dan jenjang karir auditor internal rumah sakit.

‘’PAIRSI bertujuan membantu SPI rumah sakit untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses pengelolaan risiko, pengendalian, serta tata kelola rumah sakit,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Penyidik Telusuri Aset dan Transaksi Bank

Ke depan, lanjut Sudalhar, PAIRSI akan mengembangkan sertifikasi profesi auditor internal rumah sakit dan pembinaan mutu kinerja SPI Rumah Sakit.
Peringatan HUT kedua PAIRSI dihadiri secara online maupun offline. Dihadiri para direktur rumah sakit dan kepala SPI rumah sakit peduli terhadap mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. (van)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Manajerial rumah sakit akan semakin kuat dengan kehadiran auditor internal rumah sakit. Koordinasi bagus dengan auditor internal bisa membawa rumah sakit berjalan on the track dan memberi efisiensi serta ekonomis aspek keuangan.

Hal itu disampaikan Ketua Perhimpunan Auditor Internal Rumah Sakit Indonesia (PAIRSI) Ns. Sudalhar, M. Kep. Sekaligus milad kedua PAIRSI bertepatan 20 Mei 2022 dilaksanakan di Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya.

Menurut Sudalhar, PAIRSI sebagai organisasi pertama membantu satuan pengawasan intern (SPI) rumah sakit. Tujuannya mewujudkan dan memberikan nilai tambah kepada rumah sakit melalui audit berbasis risiko pada efektivitas.

Serta, memberi efisiensi dan ekonomis pada aspek keuangan, pengendalian internal, operasional pelayanan, serta audit khusus. ‘’Auditor internal rumah sakit sebagai perwujudan amanah UU Nomor 44 Tahun 2009, keberadaanya sangat diperlukan di rumah sakit,’’ kata pria juga menjabat ketua Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Bojonegoro itu.

Baca Juga :  Kebijakan HET Migor Tak Dicabut

PAIRSI berdiri sesuai SK Menkumham RI dengan pengurus pusat di Surabaya. Terdapat 188 anggota terdiri SPI Rumah Sakit tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Selama dua tahun berdiri, menurut Sudalhar, SPI yang memiliki visi menjadi organisasi profesi SPI rumah sakit yang profesional dan terpercaya telah melaksanakan berbagai upaya. Antara lain kerja sama dengan BPKP, Irjen Kementerian, dan berbagai stakeholder.
Juga, upaya peningkatan kompetensi anggota dengan pelaksanaan bimtek audit dan workshop penyusunan standard charter SPI. Panduan audit dan SPO audit, kode etik dan jenjang karir auditor internal rumah sakit.

‘’PAIRSI bertujuan membantu SPI rumah sakit untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses pengelolaan risiko, pengendalian, serta tata kelola rumah sakit,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Airlangga Pimpin KIB Kalimantan Sukseskan Pembangunan IKN

Ke depan, lanjut Sudalhar, PAIRSI akan mengembangkan sertifikasi profesi auditor internal rumah sakit dan pembinaan mutu kinerja SPI Rumah Sakit.
Peringatan HUT kedua PAIRSI dihadiri secara online maupun offline. Dihadiri para direktur rumah sakit dan kepala SPI rumah sakit peduli terhadap mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. (van)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/