27.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

BKKBN Jatim Sosialisasikan Alat Kontrasepsi dan Kasus Stunting

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tentang sisi positif penggunaan alat kontrasepsi (KB). Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan upaya pengurangan kasus stunting. Sosialisasi dilaksanakan bersama mitra kerja dari DPR-RI Komisi IX, Sabtu, 8 Oktober 2022, di Hotel Bonero, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

 

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri Uni Hidayati, selaku koordinator Bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, sekaligus menjadi narasumber. Selain itu, dari pihak DPRD Kabupaten Bojonegoro diwakili oleh Lasmiran.

 

Sebelum acara dibuka Uni Hidayati dan Lasmiran, para peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB. Uni Hidayati mengatakan bahwa program keluarga berencana memiliki banyak sisi positif. Terutama dalam hal pengendalian angka kelahiran. Peserta sosialisasi diajak secara bersamaan menyebutkan slogan KB BKKBN, yakni ’’Berencana itu keren, dua anak cukup’’.

- Advertisement -

 

’’Dengan sosialisasi ini, diharapkan para peserta akan lebih paham pentingnya menggunakan alat kontrasepsi (KB). Seperti yang disampaikan narasumber, bahwa program KB itu bukan semata soal alat kontrasepsi belaka, melainkan soal kesehatan dan kesejahteraan keluarga,’’ ujar Uni.

 

Uni menambahkan, program KB selain untuk mencegah terjadi kelahiran berlebih dapat juga mengurangi kasus stunting pada anak. Diharapkan dengan penurunan kelahiran, orang tua dapat fokus dalam merawat anak dan memberikan gizi terbaik agar anak dapat tumbuh secara maksimal sehingga stunting dapat dihindari.

 

’’Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu atas pentingnya menggunakan KB dan 2 anak cukup,’’ pungkas Uni. (*)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tentang sisi positif penggunaan alat kontrasepsi (KB). Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan upaya pengurangan kasus stunting. Sosialisasi dilaksanakan bersama mitra kerja dari DPR-RI Komisi IX, Sabtu, 8 Oktober 2022, di Hotel Bonero, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

 

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri Uni Hidayati, selaku koordinator Bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, sekaligus menjadi narasumber. Selain itu, dari pihak DPRD Kabupaten Bojonegoro diwakili oleh Lasmiran.

 

Sebelum acara dibuka Uni Hidayati dan Lasmiran, para peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB. Uni Hidayati mengatakan bahwa program keluarga berencana memiliki banyak sisi positif. Terutama dalam hal pengendalian angka kelahiran. Peserta sosialisasi diajak secara bersamaan menyebutkan slogan KB BKKBN, yakni ’’Berencana itu keren, dua anak cukup’’.

- Advertisement -

 

’’Dengan sosialisasi ini, diharapkan para peserta akan lebih paham pentingnya menggunakan alat kontrasepsi (KB). Seperti yang disampaikan narasumber, bahwa program KB itu bukan semata soal alat kontrasepsi belaka, melainkan soal kesehatan dan kesejahteraan keluarga,’’ ujar Uni.

 

Uni menambahkan, program KB selain untuk mencegah terjadi kelahiran berlebih dapat juga mengurangi kasus stunting pada anak. Diharapkan dengan penurunan kelahiran, orang tua dapat fokus dalam merawat anak dan memberikan gizi terbaik agar anak dapat tumbuh secara maksimal sehingga stunting dapat dihindari.

 

’’Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu atas pentingnya menggunakan KB dan 2 anak cukup,’’ pungkas Uni. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Eks Pengawas Sekolah Ditahan Kejari

Mantan Klub Menanti

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/