Senin, 20 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Mulai Bermunculan, Gepeng Dipantau Intensif

11 Mei 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MULAI BERMUNCULAN: Seperti tradisi, para gepeng selalu bermunculan saat bulan puasa Ramadan. Termasuk di Kota Lamongan. Beberapa gepeng mulai terlihat di traffic light dan pusat keramaian.

MULAI BERMUNCULAN: Seperti tradisi, para gepeng selalu bermunculan saat bulan puasa Ramadan. Termasuk di Kota Lamongan. Beberapa gepeng mulai terlihat di traffic light dan pusat keramaian. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

KOTA – Gelandangan dan pengemis (gepeng) mulai bermunculan di Kota Lamongan. Realitas itu selalu terjadi setiap memasuki bulan Ramadan. Jumlahnya akan terus meningkat hingga menjelang lebaran. Mereka memanfaatkan tradisi sodaqoh umat Muslim pada bulan suci tersebut.

Mereka umumnya kalangan ibu-ibu dengan modus membawa anak kecil. Atau oarng-orang yang sudah lanjut usia (lansia), serta anak-anak. Mereka umumnya beroperasi di traffic light dan pusat keramaian, seperti pasar.

‘’Pengawasan terus kita tingkatkan karena mereka (gepeng) sudah mulai terlihat, meski belum  banyak. Biasanya pertengahan hingga akhir puasa nanti akan lebih meningkat,’’ kata Kasi Operasi dan Pengamanan Satpol PP Lamongan, Bambang Yustiono kemarin (10/5).

Menurut dia, pengawasan yang dilakukan antara lain dengan intensif melakukan patrol. Khusunya di kawasan keramaian. Kalau melihat gepeng, petugas patrol akan langsung melakukan penindakan. Sebab keberadaan mereka sering mengganggu masyarakat umum. ‘’Dalam waktu dekat akan dilakukan razia agar tidak mengganggu ketertiban masyarakat yang sedang berbelanja untuk lebaran,’’ ungkapnya.

Dia mengungkapkan, sasaran pengawasan terutama ada tiga lokasi. Yakni pasar baru (pasar tingkat), pasar ikan, dan pasar Sidoharjo. Selain kawasan traffic light. Karena lokasi-lokasi itu menjadi sasaran aksi mereka. ‘’Gepeng yang terjaring razia akan diserahkan ke Dinas Sosial. Kalau sudah lansia, akan dikembalikan ke keluarganya. Kalau masih muda akan dikirim ke Surabaya untuk diberi ketrampilan,’’ ujarnya.

(bj/feb/jar/mal/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia