Senin, 20 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Website KPU Aman dari Serangan Hacker

20 April 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

MEDIA sosial (medsos) Facebook dan Twitter saat ini ramai dengan tagar #INAelectionObserverSOS. Isinya pernyataan serangan hacker terhadap website Komisi Pemilihan Umum (KPU). Cyber war atau perang dunia maya yang diduga dilakukan pendukung capres-cawapres tertentu itu ditepis teknisi dan operator input data Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK).

Operator dan teknisi KPUK Tuban M. Alwi memastikan kabar website KPU yang diserang hacker sepenuhnya hoaks atau kabar bohong. Dia menyatakan hingga kemarin (19/4) tak ada serangan hacker apa pun di website KPU nasional maupun daerah.

Kabar yang berseliweran di medsos tersebut diduga untuk menebar teror di dunia maya. ‘’Tak ada yang di-hack, website KPU ini menggunakan pengamanan berlapis-lapis,’’ terang dia.

Pakar informasi teknologi (IT) Tuban ini tak menampik dalam beberapa kali pemilu sempat ada tangan-tangan jahil yang mencoba merusak data rekapitulasi. Namun, dia memastikan gangguan itu tidak mengganggu hasil penghitungan rekapitulasi suara. Sebab, seluruh personel KPU mempunyai data backup yang valid. Dia berharap, masyarakat tidak perlu cemas terkait kabar tersebut. ‘’Website milik negara tidak mungkin semudah itu diserang,’’ ucap dia.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Tuban Iptu Suganda mengatakan, tim cyber Polres Tuban masih sering menemukan sejumlah postingan provokasi dan ujaran kebencian yang diunggah pasca pemilu. Sebagian besar provokasi tersebut dilakukan oleh akun anonim atau tanpa identitas. Sementara petugas masih berupaya memblokir postingan-postingan provokator tersebut sambil melakukan tracking identitas pemilik asli akun. ‘’Kami masih temukan banyak provokasi di medsos,’’ ujar Suganda.

(bj/yud/ds/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia