Senin, 20 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Banyak Anggota KPPS Kelelahan

19 April 2019, 12: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

PERJUANGAN: Kotak suara dan surat suara diamankan. Setelah penghitungan di TPS dibawa ke sekretariat PPK.

PERJUANGAN: Kotak suara dan surat suara diamankan. Setelah penghitungan di TPS dibawa ke sekretariat PPK. (MUHAMMAD SUAEB/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

BOJONEGORO – Para petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) merasakan lelahnya perjuangan. Mereka harus berjuang untuk menuntaskan penghitungan suara. Bahkan, ada yang selesaikan hingga kemarin (18/4) subuh. Rerata selesai penghitungan itu hingga larut malam.

“Akhirnya selesai juga,” Tri salah satu anggota KPPS di Kecamatan Kapas.

Tak hanya Tri, anggota KPPS di Padangan pun mengaku sampai matahari terbit baru selesai. Ini membuktikan, pemilu kali ini begitu melelahkan.

Yang bekerja ekstra bukan hanya KPPS saja. Melainkan, para pengawas tempat pemungutan suara (TPS). Sebab, para petugas ini harus mengawasi hingga proses penghitungan selesai.

Dalam pemilu kali ini, proses penghitungan ada lima surat suara. Yakni, capres-cawapres, DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten.

“Benar-benar melelahkan,” kata Dian, salah satu pengawas TPS.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro memastikan semua kotak dan bilik suara, dari 4.572 TPS yang tersebar di semua desa dan kelurahan di Bojonegoro, sudah terkumpul di sekretariat panitia pemilihan kecamatan (PPK) atau kecamatan setempat.

Sebab, sesuai tahapannya besok (20/4) akan mulai dilakukan rekapitulasi surat suara di tingkat PPK. Sebab, pemilu kali ini tak ada rekapitulasi di tingkat panitia pemungutan suara (PPS) atau desa.

“Rekap di tingkat PPK waktunya 5 hari, mulai 20 hingga 24 April,’’ kata Divisi Teknis Penyelenggara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro Fathur Rohman kemarin (18/4).

Dia menuturkan, tahapan pemungutan dan penghitungan suara dipastikan sudah selesai semua. Karena pemilu kali ini berlangsung serentak. Maka, mayoritas berlangsung hingga larut malam.

Bahkan, sebagian TPS melakukan rekap suara hingga dini hari. Sebab, ada kesalahan teknis, yang tidak sama antara hasil penghitungan dengan jumlah surat suara. Sehingga, terpaksa diulang.

“Kotak suara dan bilik yang telah digunakan, sekarang sudah dikumpulkan di PPK,” imbuhnya.

Sekretariat PPK, kata dia, mayoritas di kantor kecamatan. Meskipun sebenarnya juga diperbolehkan menggunakan tempat lain. Namun, dengan berbagai pertimbangan termasuk faktor keamanan, maka mayoritas ditempatkan di kantor kecamatan.

Sebelum dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan, akan ada jeda waktu untuk istirahat petugas KPPS. Karena, untuk pleno di tingkat kecamatan nanti, langsung disampaikan oleh petugas KPPS.

“Kotak sudah terkumpul di kecamatan semua,” tegasnya.

Setelah rekapitulasi di tingkat kecamatan, kemudian akan digabungan suara  partai dari antarkecamatan dalam satu dapil. Untuk mengetahui perolehan kursi di masing-masing dapil untuk setiap parpol.

(bj/msu/aam/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia